[Part 7] Secret Marriage

Secret Marriage

Written By Little Fairy (@_devi496)

Cast     :

  • Jessica Jung
  • Kim Jonghyun

Disclaimer : I do own the plot.

Tuan Kim masih duduk dengan manis di kursi kerjanya , ia memandangi layar laptopnya dengan tatapan kosong. Saat ini ia tidak sedang memikirkan pekerjaannya atau perusahaannya tapi ia tengah memikirkan putra sulungnya ‘Kim Jonghyun’ . Mengingat pernyataan-pernyataan yang keluar dari mulut Jonghyun tadi , sejujurnya ia mempercayai semua pernyataan itu tapi ketika ia kembali teringat setiap ucapan yang di lontarkan oleh relasi kerja perusahaannya sekaligus sahabat karibnya ‘Park Yoochun’ ia jadi agak sedikit ragu dengan setiap pernyataan yang keluar dari bibir Jonghyun , ia bahkan memerintahkan seseorang untuk menyelidiki seseorang yang ia curigai memiliki sebuah hubungan ‘spesial’ dengan putranya .

 

Sesaat kemudian pintu ruangannya kembali memperdengarkan suara ketukan . Tuan Kim mendongak menatap pintu ruang kerjanya dan dengan lantang mempersilahkan orang yang mengetuk pintu ruang kerjanya itu masuk.

Sesosok pria dewasa dengan memakai pakaian serba hitam serta rambut yang memiliki potongan model mandarin melangkah masuk ke dalam ruangan itu dan menghampiri meja Tuan Kim yang terdapat di ujung ruangan .

Laki-laki itu membungkuk untuk member salam dan kemudian menyerahkan seberkas amplop berwarna coklat dengan ukuran yang cukup besar pada Tuan Kim.

“Ini adalah data dari semua informasi yang Tuan inginkan , semua data wanita itu sudah sangat lengkap . Saya mendapatkannya langsung dari salah satu relasi saya di sanfransisco.” Tutur pria berpakaian serba hitam itu.

Tuan Kim mengangguk dan mempersilahkan pria itu untuk keluar . Sebelum ia keluar pria itu kembali membungkuk beberapa derajat dan kemudian meninggalkan ruang kerja tuan Kim.

Tuan Kim menatap amplop berwarna coklat itu tajam seraya kemudian membukanya dan mengambil beberapa lembar kertas yang menurutnya sangat penting –karena ada informasi seseorang di dalamnya- .

Tuan Kim membaca isi kertas-kertas itu dengan sangat cermat.

Nama lengkap : Jessica Jung

Nama Korea : Jung Soo Yeon

Kewarganegaraan : Korea

Umur : 23 tahun –Internasional-

Tempat dan tanggal lahir : San Fransisco , April 18 1989

Status : Menikah Dengan Kim Jonghyun

Mata Tuan Kim membulat , ia mencukupkan aktifitas membacanya sampai pada saat ia menemukan nama putranya di dalam informasi tersebut.

Ia menggeleng lemah , ini tak mungkin baginya bahkan bukan hanya tak mungkin tapi mustahil . Bagaimana bisa gadis yang selama ini tinggal di rumah mereka ternyata adalah istri Jonghyun atau dengan kata lain menantunya ? Bahkan ia memiliki menantu yang umurnya setahun lebih tua dari Jonghyun.

Ia memasukan kembali kertas-kertas itu ke dalam amplop yang membungkus kertas tadi , meletakkan amplopnya di atas meja kerjanya. Ia menyandarkan punggungnya pada punggung kursi kerjanya , memijat keningnya yang entah mengapa terasa begitu sakit.

Ia tak habis fikir , putra sulung yang begitu ia sayangi tega membohonginya selama ini .

 

***

 

Makan malam di kediaman keluarga Kim hari ini masih berlangsung seperti biasa , hanya saja saat ini Tuan Kim tidak dapat mengikuti kegiatan makan malam di rumah karena sampai detik ini juga pria paruh baya itu belum juga kembali ke rumah di karenakan banyaknya pekerjaan yang belum sempat Ia selesaikan.

Jessica menatap makanannya dengan sangat tidak berselera , entahlah semenjak ia merasa masalah dalam hidupnya menjadi semakin rumit ia jadi tidak berselera untuk mengisi perutnya dengan sebutir nasi atau lebih.

“Sica~a kenapa kau terlihat tidak bernafsu begitu sih ?” tanya Nyonya Kim tiba-tiba

Mendengar itu Key dan Jonghyun yang tengah sibuk menyantap makan malam mereka langsung melihat kea rah Jessica sedangkan Jessica mendongak menatap Nyonya Kim dan menyunggingkan sebuah senyum tipis padanya.

“Gwenchana Ahjumma aku hanya…” Jessica menghentikkan kata-katanya  , entah mengapa tiba-tiba saja ia merasa sangat-sangat mual sekarang. Jessica bangkit dari tempat duduknya dan membungkuk pada Nyonya Kim “Ahjumma aku permisi ke belakang dulu…” pamitnya terburu-buru seraya langsung bergegas menuju kamar mandi.

Jonghyun memincingkan matanya menatap punggung Jessica yang makin lama makin menjauh dengan curiga.

 

***

“Kenapa di saat seperti ini perutku harus terasa sangat mual ? tak bisakah rasa mual ini terjadi nanti saja setelah makan.” Gumam Jessica frustasi , ia menutup pintu kamar mandi dan menghidupkan keran air di wastafel.

“Hoek…hoek…” ia berusaha mengeluarkan sesuatu yang dari tadi membuat perutnya mual. Jessica memegangi sisi wastafel sambilt erus berusaha memuntahkan makanan-makanan yang tadi hanya ia makan sedikit. Sayangnya tidak ada apapun yang keluar dari dalam mulutnya , hanya sedikit air biasa saja bukan muntahan apapun. Jessica membasuh mulutnya , kenapa perutnya bisa terasa begitu mual dan ingin muntah tapi ketika ia sudah mencoba memuntahkannya tak ada yang keluar ? itu aneh pikirnya.

Jessica mematikan air keran dan bergegas kembali ke ruang makan dan sesampainya disana acara makan ternyata sudah selesai , ia hanya ikut membantu merapihkan meja dan membawa piring-piring serta gelas-gelas kotor ke pantry dapur untuk di cuci.

“Gwenchana ?” tanya Jonghyun yang tiba-tiba sudah ada di sisi Jessica saat gadis itu hendak menghidupkan keran air untuk mencuci piring.

“Nan gwenchana.” Jawabnya datar seraya kemudian mulai membasuh piring-piring kotor itu dan membersihkannya dengan spons yang mengeluarkan banyak busa.

“Aku khawatir.” Papar Jonghyun dengan sedikit cemas

Jessica menghela nafas pelan “Aku baik-baik saja , kau kembalilah ke kamarmu .” balas Jessica

Jonghyun mengacak rambut Jessica pelan “Ehm baiklah kalau bgeitu.” Ia kemudian beranjak dari dapur dan meninggalkan Jessica mencuci piring.

Sesaat setelah Jonghyun meninggalkannya di dapur , Key tiba-tiba saja datang menghampirinya.

“Perlu bantuan ?” tanyanya kalem

Jessica mendongak dan menggeleng pelan “Ani aku bisa sendiri.” Jawabnya

Key terkekeh sembari berkacak pinggang “Kau yakin ?” tanyanya namun tak mendapat respon dari Jessica. “Aku tahu kau lelah , jadi lebih baik aku saja yang mengerjakannya.” Sambung Key seraya kemudian merebot spons dari genggaman Jessica.

“Ya! Key kau itu menyebalkan sekali ya! Kembalikan sponsnya biar aku saja yang mencuci piringnya.” Pekik Jessica lantang . Key menyeringai seraya memutar kedua bola matanya “Lebih baik aku yang mengerjakannya atau aku yang membongkarnya ?” tanya Key dengan nada mengancam.

Jessica menaikkan sebelah alisnya “Maksudmu ?”

Key mendecak pelan seraya menggeleng-gelengkan kepalanya “Kau ini…” ia berjalan mendekati Jessica , seraya membungkukkan badannya untuk menyetarakan wajahnya dengan wajah Jessica , mencoba menatap gadis itu lebih intens dan beberapa saat kemudian ia menjentikkan jarinya ke dahi Jessica.

“Kau ini bodoh ya.” Godanya

“Ya!!!”  teriak Jessica

“Biarkan aku yang mengerjakkan semua ini , kau kembalilah ke kamar .” ucap Kibum datar seraya kemudian kembali melanjutkan pekerjaan mencuci piring Jessica.

Jessica mendesah pelan seraya berjalan mendekati Key “Apa ?” tanya Key ketus

“Key kau tidak akan membocorkannya kan ?” tanya Jessica dengan sangat pelan

“Tidak jika kau naik ke atas .” jawabnya datar .

Jessica mengerucutkan bibirnya sebal seraya kemudian mencubit lengan Key dan berjalan meninggalkan Key yang saat ini tengah meneriakkinya kesal.

Ia rasa ini adalah karma karena telah mengusir Jonghyun tadi…

 

***

 

Tuan Kim memasuki rumahnya dengan langkah yang begitu berat , ia menjatuhkan tubuhnya begitu saja di atas sofa . Nyonya Kim yang baru saja keluar dari dalam kamar ketika melihat suaminya terlihat tidak seperti biasanya segera menghampiri suaminya tersebut.

“Kau kenapa sayang ?” tanyanya cemas

Tuan Kim menghela nafas pendek “Panggilkan Jonghyun dan Jessica .” ucapnya sambil mengatur nafas

Nyonya Kim menaikkan sebelah alisnya tak mengerti pada awalnya namun ketika mendapat tatapan ‘segera’ dari tuan Kim ia segera mengangguk dan memanggil kedua orang yang di cari oleh Tuan Kim.

Lima menit kemudian…

Jonghyun dan Jessica menuruni anak tangga secara berbarengan untuk menghampiri Tuan Kim yang tengah berada di ruang keluarga , sedangkan Nyonya Kim mengikuti mereka dari belakang .

“Ada apa appa memanggil kami ?” tanya Jonghyun sesampainya ia di depan ayahnya .

“Appa sangat kecewa.” Lirih Tuan Kim

Jonghyun dan Jessica membulatkan kedua mata mereka , sepertinya mereka mulai mengerti kemana arah pembicaraan tuan Kim nantinya. Jessica menunduk , takut untuk menatap mata Tuan Kim.

“Kenapa kalian menyembunyikannya ? Kalian berniat membuat semuanya menjadi rumit atau kalian ingin membuat sebuah kejutan atau bagaimana ? Kalian ta-”

“Aku bisa menjelaskannya appa.” potong Jonghyun

Tuan Kim mendecak “Kau kenapa tadi siang berbohong huh ?!” pekik Tuan Kim

Nyonya Kim menatap Suaminya dan Jonghyun bergantian “Ya! Apa yang kalian sedang permasalahkan ?!” tanya Nyonya Kim

Tuan Kim melirik Nyonya Kim sekilas dan dengan pelan menyatakan bahwa Jessica dan Jonghyun sudah menikah , membuat Nyonya Kim kontan syok dan tidak percaya dengan pernyataan tersebut.

“Harusnya kalian mengakui ini semua dari awal , tidak perlu pakai acara menyembunyikan pernikahan kalian segala. Kalian mestinya sadar bahwa setiap kebohongan itu pasti akan terbongkar !” pekik Tuan Kim

“Kami tidak bermaksud untuk menyembunyikannya appa , kami hanya-”

“Cukup aku tidak butuh penjelasanmu.” Potong Tuan Kim tegas

Jonghyun memincingkan matanya “Kalian berdua harus segera bercerai.” Lanjutnya

Jonghyun ternganga mendengar pernyataan Tuan Kim barusan , sedangkan Jessica tubuh gadis itu tiba-tiba bergetar hebat.

“Mwo ? Apa yang appa katakan ? apa kau gila ? Jessica itu tanggunganku appa , ia hanya memiliki aku tidak mungkin aku menceraikannya.” Pekik Jonghyun kesal

“Itu adalah ganjaran karena kau telah menyembunyikan pernikahan ini. Turuti kata-kata ayah ceraikan Jessica dan nikahi Gyuri. Jika saja kalian bicara sejak awal mungkin pernikahan kalian sampai saat ini akan tetap utuh.” Kata Tuan Kim seraya membuang muka .

“Pokoknya aku tidak mau! Terserah apapun kata appa aku tidak peduli , pokoknya aku tidak mau!” ucap Jonghyun lantang.

“Appa juga tidak mau tahu , yang appa mau hanya kamu menikah dengan Gyuri itu saja.” Ucap Tuan Kim tak mau kalah.

Mereka berdua , ayah dan anak . Memiliki hubungan darah yang sangat kental , memiliki pewarisan sifat yang sama dan tak jauh berbeda. Dan mereka juga memiliki sifat buruk yang sama yaitu EGOIS. Dan sekarang keegoisan mereka tengah merajai tubuh mereka , saling tidak mau mengalah dan tetap kukuh pada keinginan masing-masing. Masih terus berdebat, tak mau berhenti , menginginkan pendirian mereka lah yang menang. Membuat dua orang perempuan di sekitar mereka pusing mendengar setiap kalimat-kalimat KETIDAK MAU KALAHAN keluar dari mulut mereka.

“CUKUP!” Pekik suara seorang wanita berusia 20 tahunan.

Jonghyun dan Tuan Kim berhenti berdebat dan menoleh pada Jessica. Gadis itu mencoba memegang dadanya dan mencoba mengatur nafas “Jika ahjusshi memang menginginkan aku dan Jonghyun untuk bercerai aku ber-”

“Jessica !!” potong Jonghyun kesal .

Jessica tak mengindahkan pekikan Jonghyun dan tetap melanjutkan perkataannya. Well ia pikir jika Jonghyun bisa bersikap egois mengapa ia tidak ?

“Aku bersedia jika memang aku dan Jonghyun harus berpisah.” Titahnya . Sesungguhnya ia ingin sekali berteriak bahwa ia tak rela , tapi ia tidak boleh egois saat ini meski ia sempat bersikap egois terhadap Jonghyun beberapa detik yang lalu tapi untuk keluarga Jonghyun ia tidak boleh seperti itu.

“Jessica.”pekik Nyonya Kim tanpa sadar .

“Kau yakin ?” tanya Tuan Kim

Jessica mengangguk “Jika itu adalah jalan terbaik bagi ahjusshi mengapa tidak.” Ucapnya tegas .

Tuan Kim mengangguk mengerti “Baiklah besok aku akan mengurus surat-surat cerai kalian.”

“Ne ahjusshi .”

Dan tanpa ke-empat orang itu sadari , sepasang mata tengah mengawasi mereka dari lantai dua.

“Apakah berarti ini kesempatan bagiku ?” gumamnya .


***

 

“Kenapa kau mau huh ?!” pekik Jonghyun sesaat setelah membanting pintu kamar Jessica.

“Aku tidak mau egois Jjong~” lirih Jessica seraya menatap tajam kedua bola mata hitam milik Jonghyun

“Tapi kau sudah bertindak egois Sica~ah!” seru Jonghyun

“Hanya padamu kan ?! hanya bersikap seperti itu padamu kan ?!” paparnya “Sudahlah Jjong mungkin ini yang terbaik. Aku akan kembali ke san fransisco setelahnya , kita akan menjalani hidup kita masing-masing nantinya.” Jessica berbalik dan membuka gorden jendela kamarnya .

“Tapi bagimana jika nanti kau mengandung anakku ? bagimana jika saat sampai disana kau positif hamil ? bagimana jika nanti kau melahirkan tanpa ku ? bagaimana jika nanti anak kita tidak dapat melihat sosok ayahnya ? tumbuh tanpa kas-”

“Jangan berpikir terlalu jauh Jjong~” potong Jessica “Aku tidak akan mungkin hamil , melihat selama ini kita bahkan sangat-sangat jarang melakukan hal dewasa itu.” Titah Jessica “Jangan berpikiran bahwa aku akan mengandung anakmu!” sambungnya

Jonghyun memutar bola matanya “Jarang bukan berarti akan menutup kemungkinan kan ?!” ucap Jonghyun ngeyel .

Jessica mendesah pelan seraya kemudian berbaring di atas tempat tidurnya dan menarik selimut . “Kembalilah ke kamarmu , ini sudah malam.” Perintahnya lemas seraya memutar tubuhnya ke samping.

Jonghyun menatap Jessica lirih , seraya kemudian melenggang pergi meninggalkan kamar Jessica .

Baru saja ia membuka pintu kamar Jessica ia sudah mendapati Key yang berdiri di depan pintu kamar Jessica.

“Ada apa ?”

 

***

 

Halaman belakang rumah Tuan Kim mala mini tidak terlihat sepi seperti hari-hari sebelumnya . Dua orang laki-laki yang tak lain adalah Jonghyun dan Key saat ini tengah berada di taman belakang itu , duduk di sebuah bangku di taman itu , tengah membicarakan suatu hal.

“Bukan aku yang membocorkannya.” Ucap Key tegas .

Jonghyun meletakkan kedua lengan tengannya ke belakang kepalanya , menengkup kepalanya dan bersandar pada punggung bangku itu.

“Lalu siapa ? mata-mata appa-ku begitu ?” tanyanya dengan suara yang sangat menyindir .

Key menatap lurus ke depan  “Mungkin. Appa-mu bisa meminta seseorang untuk mencari informasi tentang Jessica di San Fr-.”

“Dan itu kau…” potong Jonghyun kasar .

Key menoleh dan memincingkan matanya “Hey! Sudah ku katakan bahwa bukan aku tap-.”

“Diamlah ! Kau tak usah menutupi yang sebenarnya , katakan saja bahwa memang benar kau yang mengatakan semuanya pada Appa-ku.”

Key menyeringai seraya memutar kedua bola matanya. Ia beranjak dari bangku itu dan melenggang meninggalkan tempat ini.

“Ya! Kau mau kemana ?!” seru Jonghyun

Key berhenti dan tanpa menoleh ke belakang ia berkata “Percuma duduk di situ dan berbicara dengan orang yang tidak peka dan tidak pernah mempercayai perkataan orang lain sepertimu.” Suaranya terdengar begitu datar . Key kemudian melanjutkan langkahnya memasuki bangunan bernama rumah itu.

Jonghyun memandang punggung Key kesal ‘Sialan! Susah sekali anak tengik itu untuk mengaku!”

 

Tbc…

Kalau respon di part ini bagus , part 8 nya aku posting cepet…

RCL nya jangan lupa , thanks ^^
Advertisements

52 responses to “[Part 7] Secret Marriage

  1. Annyeong^ readers baru di wordpress ini. sebenernya aku baru baca ff ini hari ini dan aku nemunya di FFindo, dan aku komennya juga di sana. yang part 8,9,10 kok diprotect thor? Boleh minta PWnya? Gamsa^^

    • Hi… selamat datang di blog kecilku ini 😀
      oh iya aku juga post ff ini di ffi makanya kamu bisa nemu ffku disana :D.
      Biar gak banyak siders berkeliara kkk~ , harus rajin2 ninggalin jejak 😀

      • oke eon. iya nih eon, aku nemunya juga disana, tapi disana updatenya lama ya eon? jadi aku harus ninggalin jejak dari yang part 1? atau gimana? aku pengen banget baca ff ini soalnya. pengen tau reaksinya Gyuri kayak gimana, Keynya gimana dan penasaran sama akhirannya. ceritanya bagus sih eon wkwk 😀

  2. Annyeong.. Aku reader baru..
    Nemu ff ini pas di post diblog ffindo..
    Aku suka ff iniiii.. Soalnya aku JongSica shiper. Kkk~
    Penasaran bgt sm lanjutannya.. Bagi pw part 9 sm 10 dong.. Gamsa.. *\(^^)/*

  3. huft pas ktauan tuan kim mrh bsar o.o bkn ak tkut ~~
    eh key jd kna ssrn kmrhn jong akbt slh phm . . .p
    uuuch key kacian :’)

  4. Jessika hamil????? Trus gmn lw mereka jadi cerai???? Andwae….
    Minta pw bwt part 8,9 n 10 x boleh g??????

  5. haii minsumpah ff nya keren bgt cman msi bnyak kurangannya *kyakbisabkinaja* min sepertinya alur critanya terlalu cpat jdi mungkin q agak sdikit bingung bcanya tpi scra kseluruhan keren kok 🙂 oh ya vhii bleh mnta pw yg 8,9,10 gue bru pertmaa kli bkan ni blog di ksih tau ma tmen dan lngsng bka ni ff dan critanya bgus bgt *ksih4jempol* q udah follow twitt vhii n di mention tlg di follback ya khamsa 🙂

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s