[Part 6] Secret Marriage

Secret Marriage

Written By Little Fairy

Cast     :

  • Jessica Jung
  • Kim Jonghyun

Disclaimer : I do own the plot.

“Appa…” Gyuri berjalan masuk ke dalam sebuah ruangan di mana ayahnya terlihat tengah sibuk berkutat dengan banyak dokumen-dokumen penting di hadapannya.

Tuan Park mendongak dan menatap putri semata wayangnya penuh tanya “Kau kenapa sayang ?” tanya Tuan Park.

“Aku… aku…” Gyuri berucap terbata “Ada apa sayang ?” tanya Tuan Park lagi .

“Aku tidak bisa menikah dengan Jonghyun appa!” katanya dengan suara yang tiba-tiba meninggi.

Mata Tuan Kim membulat , ia benar-benar sangat terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh putrinya barusan “Kau tidak bercandakan sayang ?” tanya Tuan Park

“Tidak appa! Aku tidak main-main!” serunya

Tuan Kim mendesah pelan seraya kemudian menyandarkan tubuhnya pada punggung kursi kerjanya.

“Apa masalahnya sehingga kau tak ingin menikah dengan Jonghyun ?” tanya Tuan Kim nyaris tanpa emosi .

“Jonghyun … dia … dia tidak mencintaiku.” Lirih Gyuri

“Hanya itu ?” tanya Tuan Park

Gyuri menggeleng “Dan sepertinya ia juga telah memiliki kekasih.” Sambungnya seraya duduk di depan meja appanya .

“Kau benar-benar tidak ingin menikah dengannya ?” tanya Tuan Park

“Appa! Kau tahu kan aku…”

“Ya aku tahu sayang , maka dari itu appa akan melakukan apapun agar kau bahagia sayang!

 

***

 

“Pernikahan Rahasia.” Gumam Key seraya kemudian meniup kaca jendela kamarnya sehingga menimbulkan embun pada permukaan kaca.

“Ini lucu.” Gumamnya sekali lagi sambil sesekali melirik keluar jendela , melihat dunia yang kini tengah dalam keadaan ‘basah’.

“Mereka bahkan belum kembali.” Lanjutnya lagi . Kali ini Key terlihat sangat-sangat risau.

“Hyung! Ayo kita main playstation!” tiba-tiba terdengar suara ajakan Kai yang di selingi dengan suara kusen pintu yang terbuka.

Key menengok kebelakang dan tersenyum pada Kai “Kau main sendiri saja , aku sedang tak berminat untuk main.” Ujar Key

“Tapi hyung…”

“Kai apakah kau mau ku panggil Jongin ?” goda Kibum

Kai mencibirkan mulutnya seraya kemudian meninggalkan kamar Kibum.

 

***

Taman kota Seoul terlihat begitu ramai hari ini , banyak pasangan muda mudi yang tengah menikmati akhir pekan di tempat ini, begitu pula dengan Jonghyun dan Jessica. Sepulang dari gereja tadi mereka berdua memutuskan untuk bersantai sejenak di taman ini. Mereka berdua jalan berdampingan melewati jalanan setapak yang ada di taman itu.

“Maaf.” Kalimat itu keluar dengan sangat manis dari bibir Jonghyun ketika mereka berdua tengah berjalan.

“Untuk ?” tanya Jessica tanpa menengok sedikit pun

“Segalanya.” Lirih Jonghyun

Jessica mengerutkan keningnya heran “Memangnya kau salah apa ?” tanyanya dengan nada sangat biasa , seolah Jonghyun memang tidak pernah membuat kesalahan sedikitpun padanya.

“Maaf karena aku masih belum bisa menjadi suami yang baik untukmu.” Ucapnya lirih

Jessica mengangguk pelan dan menghela nafas panjang ketika mendengar ucapan Jonghyun , seraya kemudian menyunggingkan senyuman pada Jonghyun.

“Tak apa aku mengerti kok.”

“Dan lagi …” Jonghyun menggantukan kalimatnya sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

Jessica menatapnya dengan tatapan yang seolah-olah meminta Jonghyun untuk melanjutkan kalimatnya.

“Errrr… dan lagi ku pikir kau errrr tidak jadi…” Jonghyun menepis ucapannya dan kemudian membuang muka ke depan.

Jessica membulatkan mulutnya seraya kemudian langsung meraih lengan Jonghyun dan menarik-nariknya , memaksa Jonghyun untuk melanjutkan apa yang ingin dia ucapkan tadi.

“Jonghyun~ah please… Aku mohon.” Pintanya dengan puppy eyes.

“Tidak jadi aku lupa.” Sahut Jonghyun datar

Jessica mengerucutkan bibirnya seraya kemudian langsung mendorong Jonghyun pelan.

“Kejam!” Jessica menggerutu kesal seraya kemudian berjalan meninggalkan Jonghyun.

Jonghyun terkekeh melihat sikap Jessica yang kekanakan seraya kemudian berlari mengejar Jessica.

“Ya! Sica~ah tunggu!!!” teriaknya masih dalam keadaan setengah tertawa.

 

***

 

Tuan Kim merapikan jasnya seraya kemudian berjalan masuk ke dalam sebuah ruang vip di salah satu restaurant mewah. Ketika ia masuk ke dalam ruangan itu , kedua matanya langsung menemukan sosok  sahabat lamanya yang tengah menunggunya di salah satu meja makan di restaurant tersebut.

“Sudah lama menunggu ?” tanya Tuan Kim pada Tuan Park yang tengah memikirkan sesuatu –mungkin-

“Tidak juga.” Jawab Tuan Park dengan suara data.

Tuan Kim tersenyum seraya kemudian mengangguk mengerti “Jadi apa yang mau bicarakan denganku ?” tanya Tuan Kim

Tuan Park menyeringai seraya kemudian meminum segelas air putih di depannya “Pernikahan. Ya Aku ingin membicarakan tentang rencana pernikahan putra-putri kita.” Ujar Tuan Park.

“Ada apa memangnya ?” tanya Tuan Kim sedikit bingung

“Kau tahu ?” Tuan Park menatap mata Tuan Kim tajam , membuat Tuan Kim hanya bisa menatapnya dengan tatapan bingung dengan alis terangkat sebelah kening berkerut dan menggeleng pelan.

“Gyuri ingin membatalkan rencana pernikahan ini.” Kata Tuan Park yang langsung membuat Tuan Kim syok.

“Hahaha  …” Tuan Kim tertawa sambil menggeleng pelan “Jangan bercanda . Itu mana mungkin.”

Tuan Park menatap Tuan Kim sinis seraya kemudian menggebrak meja sehingga menimbulkan suara debuman keras membuat Tuan Kim kaget di buatnya . Tuan Kim menatap Tuan Park tajam.

“Dengar baik-baik Kim Junsu aku tidak bercanda! Dan dengar aku mengajakmu bertemu disini karena aku ingin menanyakan sesuatu padamu.” Tuan Park membentak Tuan Kim.

“Apa yang mau kau tanyakan ?” tanya Tuan Kim seraya menatap tajam kearah Tuan Park.

“Apa putramu sudah memiliki gadis lain ? maksudku dia memiliki seorang kekasih ataukah ia menyukai gadis lain ?” tanya Tuan Park yang sontak membuat Tuan Kim mengeryitkan dahi tak percaya.

“Tak mungkin! Yang ku tahu Putraku Kim Jonghyun , dia belum memiliki kekasih!” pekik Tuan Kim

“Aku hanya sekedar bertanya , well jika memang ia belum memiliki kekasih baguslah. Tapi ku harap ia memang benar-benar belum memiliki kekasih.” Tuan Park beranjak dari tempat duduknya seraya kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.

Tuan Kim mendesah pelan seraya kemudian memukul dengan pelan meja di hadapannya , ia memegang keningnya dan memijat-mijat keningnya pelan.

“Ada gadis lain yang di sukai Jonghyun ? Siapa ? Apakah memang benar ada ? Tapi siapa ?”

 

***

 

Jonghyun dan Jessica masih berada di taman sejak tadi dan sekarang mereka tengah menikmati ice cream di taman ini sambil bercanda.

“Well aku punya satu pertanyaan untukmu…” kata Jessica sambil sesekali menjilat ice cream miliknya.

Jonghyun tersenyum “Apa ?”

“Kenapa kau mau menikahiku ?” tanya Jessica yang membuat Jonghyun mendecak pelan sambil mengeleng-geleng “Harus ku bilang berapa kali huh ? Aku menikahimu karena aku mencintaimu.”

Jessica tersenyum “Baiklah aku mengerti.” Kata Jessica sambil tersenyum senang

“Baiklah sekarang giliran aku yang bertanya. Kenapa kau mau saja menikah denganku ?” kali Ini Jonghyun yang menanyakan pertanyaan yang menurutnya konyol ini pada Jessica.

Jessica tersenyum sambil memamerkan jajaran gigi putih bersihnya pada Jonghyun.

“Jawabannya sama karena aku mencintaimu.” Ujarnya malu-malu seraya kemudian berjalan mendahului Jonghyun agar Jonghyun tak bisa melihat wajahnya yang kini berwarna merah semerah kepiting rebus atau tomat matang.

Jonghyun menyeringai sambil menggayakan jari jempol dan telunjuknya seperti pistol dan mengarahkannya pada Jessica , seraya mengelus tengkuknya kemudian berlari untuk mensejajarkan tubuhnya dengan Jessica.

“Hey kenapa pergi ?” tanya Jonghyun pada Jessica ketika ia sudah berada di belakang Jessica.

“Pentingkah untuk ku jawab ?” tanya Jessica acuh tak acuh.

“Tentu saja penting karena itu pertanyaan dari suamimu yang harus kau jawab.” Kata Jonghyun

“Baiklah sayang , karena aku hanya ingin berjalan mendahuluimu bagaimana ? apa kau puas dengan jawaban yang kuberi?”

“Sedikit.”

“Baiklah , ayo kita pulang . Jangan sampai ada yang mencurigai tentang pernikahan kita.” Kata Jessica

Jonghyun tersenyum tipis seraya kemudian menahan lengan Jessica ketika Jessica hendak pergi.

“Apa ?” tanya Jessica sambil menatap mata Jernih Jonghyun

“Key…” Jonghyun mengucapkan nama Key dengan sangat pelan , membuat Jessica sedikit bingung.

“Key ? Kenapa dengannya ?” tanya Jessica agak sedikit khawatir

“Dia… Key… Dia…”

“Kenapa ?” tanya Jessica , kali ini ia sedikit membentak Jonghyun.

“Sudah tahu tentang pernikahan kita.”

“Apa ?!” Jessica memekik keras , tak percaya dengan apa yang di ucapkan Jonghyun barusan. Bagimana mungkin ? Bagaimana bisa Key tahu ? Ok Key memang beberapa kali memergoki mereka dan mencurigai mereka tapi… aish kenapa rahasia ini bisa terbongkar dengan mudah oleh Key ? Ayolah Key bukan detektif kan ?

Jonghyun mengangguk-angguk mengartikan bahwa apa yang ia katakan itu adalah benar.

“Tapi bagaimana bisa ?” tanya Jessica pada Jonghyun

“Dia mendengar semuanya semalam.” Ucap Jonghyun

Jessica mendongak menatap Jonghyun tajam “Dia mendengarnya ? Benarkah ?”

Jonghyun tak bersuara hanya mengangguk sebagai tanda bahwa itu benar.

Jessica menghela nafas pelan seraya kemudian memeluk Jonghyun erat. Jonghyun tersentak ketika merasakan tubuhnya di peluk dengan erat oleh Jessica. Jonghyun pelan-pelan memegang pinggang Jessica dan mengelus puncak kepalanya.

“Kenapa ?” tanyanya lembut

“Jonghyun~ah…” gumam Jessica

“Kenapa ?” tanya Jonghyun lagi , kali ini terdengar lebih lembut dari yang sebelumnya.

“Kau tahu . Cepat atau lambat semua rahasia kita akan terungkap dan mungkin jika itu terjadi orang tuamu akan meminta kita untuk berpisah atau mungkin orangtuamu akan mengusir kita dan tidak akan pernah memaafkan kita.” Lirih Jessica dengan air mata yang mulai menggenangi kelopak matanya.

Jonghyun tercekat mendengar penuturan Jessica barusan. Ia tak mungkin bisa jika harus berpisah dari Jessica, ia sangat mencintai istrinya tersebut. Pikir saja menggunakan logika , jika bukan karena Jonghyun mencintai Jessica bagaimana mungkin ia mau menerima permintaan Mendiang Ibu Jessica dengan senang hati ? Bagaimana mungkin ia mau meminang Jessica yang notabene adalah anak yatim piatu jika bukan karena ia mencintai Jessica dan ingin melindungi Jessica.

“Tenanglah sayang , itu semua tidak akan pernah terjadi. Yakin dan percayalah padaku.” Bisik Jonghyun lembut.

Jessica masih menangis dalam pelukan Jonghyun , air matanya kini bahkan mulai membasahi jaket Jonghyun. “Sudahlah , jangan menangis terus. Kita tidak akan berpisah.” Bisik Jonghyun lagi.

 

***

 

Key bangkit dari atas tempat tidurnya ketika mendengar suara ponselnya berbunyi. Ia mengambil ponselnya yang terdapat di atas meja belajarnya dan mengangkat telponnya.

“Yobseyo.”
“Key~sshi…”

“Ne… nuguya ?”

“A… aku Gyuri.”

“Ehm Gyuri , ada apa ? apa yang mau kau bicarakan ?”

“Bisakah kita bertemu ?”

“Bertemu ? Di ?”

“Errrr café di dekat stasiun Seoul , bisakah ?”

“Baiklah aku segera kesana.” Key mengakhiri telponnya . Laki-laki itu kemudian memasang jaketnya dan berjalan keluar dari kamarnya.

 

**

Key turun dari mobilnya dan merapikan jaketnya seraya kemudian berjalan memasuki sebuah café yang terdapat di dekat stasiun Seoul. Key membuka pintu café dan sesegera mungkin matanya langsung mencari sosok gadis yang mengajaknya bertemu.

1…2…3…4…5…

Hanya butul 5 detik untuk mata Key bisa menemukan di mana gadis itu berada. Key segera menghampiri gadis yang kini tengah duduk di pojok café , gadis yang mengajaknya bertemu, Gadis yang tak lain adalah Park Gyuri.

Gyuri mendongak ketika ia sudah menyadari kehadiran Key. Dengan spontanitas Gyuri segera berdiri dan membungkuk sambil menyunggingkan senyum .

“Ada perlu apa Gyuri~sshi ? tanya Key tanpa basa basi terlebih dahulu . Laki-laki itu kemudian duduk tepat di hadapan Gyuri dan memanggil seorang pelayan.

“Key~sshi apakah kau tahu tentang sesuatu dari Jonghyun yang sangat penting ?” tanya Gyuri penuh harap pada Key.

Key menatap Gyuri aneh , kenungnya mengkerut serta alisnya terangkat sebelah. Heran dengan pertanyaan Gyuri , kenapa tiba-tiba Ia ingin tahu sesuatu yang penting dari Jonghyun.

“Kenapa memangnya ?” tanya Key datar

“Aku hanya err sekedar…errrr sekedar ingin tahu.” Kata Gyuri gugup

“Baiklah hal penting apa yang kau maksud ? berikan contohnya.” Pinta Key

“ASMARA.” Sahut Gyuri cepat dan singkat.

Key terdiam . Asmara ? Yang Key tahu tentang hal penting Jonghyun dari kata Kunci Asmara adalah ‘Jonghyun memiliki seorang istri bernama Jessica Jung , dan pernikahan mereka adalah Rahasia.”

“Aku tidak tahu.” Jawab Key datar

Gyuri tertunduk sedih “Benarkah ? Apakah kau tidak tahu sama sekali Key~sshi ?” tanya Gyuri harap-harap cemas.

Key menggeleng seraya menyandarkan tubuhnya pada punggung kursi.

“Well … seriously aku benar-benar tidak tahu menahu tentang urusan pribadi Jonghyun terutama dalam hubungan asmara.” Kata Key berbohong , sesungguhnya meski Key agak sedikit tidak suka dengan pernikahan Jonghyun dan Jessica di karenakan hatinya yang sudah mulai memiliki sedikit rasa pada Jessica masih memiliki nurani , ia tidak mau menyakiti mereka berdua . Ia tak mau merusak hubungan mereka berdua , karena demi apapun ia sendiri masih sadar 100% bahwa ia adalah manusia normal yang tidak mungkin membuat seseorang terluka karena keegoisannya sebagai manusia.

“Kau benar-benar tid-”

“STOP!!” Key memotong ucapan Gyuri…

“Key~sshi…” Gyuri tersentak

“Nona Park Gyuri , harus berapa kali aku katakan bahwa aku benar-benar tidak tahu. Kenapa kau masih bertanya terus hah ? Kau ini menyebalkan sekali Gyuri~sshi.” Kata Key kesal . Persetan Gyuri mau menangis , membencinya , atau apalah karena sejujurnya ia benar-benar tidak memperdulikan itu.

“Mianhae Key~sshi… aku tidak bermaksud untuk begitu.” Kata Gyuri lirih dengan sedikit bergetar

Key mengacuhkan ucapan Gyuri dan langsung beranjak pergi meninggalkan Gyuri tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Key masuk ke dalam mobilnya dan langsung memacu mobilnya dengan kencang.

 

***

 

Jonghyun mematikan mesin mobilnya seraya kemudian menatap Jessica.  Istrinya itu terlihat sangat pucat dan wajahnya terlihat tak begitu cerah , padahal beberapa jam yang lalu wajah Jessica tak semengenaskan itu.

Jonghyun menghela nafas dan mengacak rambut Jessica “Sudahlah , tak usah terlalu di pikir.” Kata Jonghyun mencoba membuat Jessica tenang.

“…” Jessica tetap diam dan tak menjawab ucapan Jonghyun.

Jonghyun lagi-lagi harus menghela nafas seraya kemudian menarik tangannya dan menatap kea rah jalanan. Keadaan didalam mobil Jonghyun sempat hening beberapa saat dan keheningan itu hilang ketika ponsel Jonghyun berdering.

Jonghyun mengambil ponselnya dan membuka flip ponselnya “Iya appa ? ada apa ? ehm aku ada dirumah , baiklah aku akan segera menemuimu.” Jonghyun menutup flip ponselnya dan melempar ponselnya ke dasbor mobil dengan agak pelan ,menghindari sesuatu yang buruk terjadi pada ponselnya jika ia melempar dengan kuat.

“Masuklah , aku harus menemui appa.” kata Jonghyun lembut dan di jawab dengan sebuah anggukan kecil oleh Jessica.

Jessica berbalik dan hendak membuka pintu mobil namun tiba-tiba Jonghyun menahan pundaknya. Jessica menoleh ke belakang dan menatap Jonghyun dengan tatapan ‘ada-apa’

Jonghyun tak menjawab pertanyaan yang muncul dari kedua bola mata Jessica itu , ia hanya mendekatkan kepalanya dengan kepala Jessica dan kemudian mencium bibir Jessica dengan lembut untuk sesaat sebelum akhirnya Jessica harus masuk ke dalam rumah.

 

***

 

Tok…tok…tok…

Key melepas earphonenya dan melirik kearah pintu “Kai ? mau apa lagi anak itu kesini ?” batin Key

“Masuklah Kai , pintunya tidak dikunci.” Sahut Key ringan sambil memasang earphonenya kembali.

Cklek…

Pintu terbuka dan Jessica berjalan masuk ke dalam kamar Key seraya kemudian menutup pintu kamar Key dengan pelan. Gadis itu pelan-pelan berjalan menghampiri Key yang tengah duduk di daun jendela dengan kaki yang sebelah diangkat dan satunya lagi di biarkan terkulai ke bawah.

“Key~sshi…” panggil Jessica dengan suara pelan .

Key membuka matanya , ia tersentak dan segera menoleh ke belakang . “Jessica…” gumamnya nyaris tanpa suara.  Ia segera beranjak dan berdiri , menatap Jessica dan kini matanya tengah beradu dengan tatapan Jessica.

“A…ada apa ?” tanyanya sedikit canggung…”

Jessica menghela nafas dan berjalan mendekat “K…kau sudah tahu ?” tanya Jessica

“Ye…?” Key tersenyum canggung seraya kemudian tertawa pahit “Hahaha…tahu apa ?” tanyanya pura-pura tak mengerti.

“Kau tidak sedang pura-pura tak mengerti dengan apa yang ku maksudkan ?” tanya Jessica dengan lirih.

Key terdiam seraya kemudian melarikan pandangannya kearah lain.

“Key…” lirih Jessica.

“Pernikahanmu dengan Jonghyun apakah itu yang kau maksud ?” tanya Key

“Kau sudah tahu ?” tanya Jessica

Key terdiam sesaat namun kemudian ia menjawabnya dengan sebuah anggukan pelan kepalanya.

Jessica menggigit bibir bawahnya , air matanya kini telah menggenang di setiap sudut matanya. Ia pelan-pelan menghampiri Key.

“Key … bisakah kau menjaga rahasia ini ?” tanyanya lirih . Key hanya diam dan tak menjawab

“Key ku mohon …” pinta Jessica memelas namun Key tetap bergeming dan malah asyik menatap ke objek lainnya.

Jessica meraih pergelangan tangan Key dan memegangnya dengan kuat “Key , bisakah kau menolongku kali ini saja. Mengambulkan permintaanku.” Lirihnya

“Aku tak bisa menjamin, tapi seperti yang ku katakan padanya tadi pagi , akan kupikirkan.” Suara itu meluncur dengan mudah dari mulut Key.

Jessica terdiam dan seolah ia merasa tubuhnya sudah tak mampu untuk menahan dirinya sendiri sekarang.

“Key…”

“Keluarlah…” Key kemudian berbalik dan hendak kembali duduk di daun jendela kamarnya.

“Key…” tiba-tiba Key merasakan dua tangan hangat mendekapnya dari belakang. Key menahan nafasnya dan mencoba menahan gejolak di hatinya.

“Perasaan apa ini!” pekiknya dalam hati.

“Aku mohon Key … please….” Jessica menangis terisak di punggung key sambil memeluk Key erat , memohon pada Key agar Key mau membantunya untuk menjaga rahasia pernikahannya.

 

***

Jonghyun memasuki sebuah ruang yang ia tahu benar itu adalah ruang kerja Tuan Kim. Ia melihat sebuah kursi kerja berputar dan dapat di lihat dengan jelas oleh kedua bola matanya di situ nampak Tuan Kim yang tengah duduk di kursi itu dengan gayanya yang khas.

“Jadi…ada perlu apa appa memanggilku kesini ?” tanya Jonghyun to the point tanpa memulai basa-basi ataupun ba-bi-bu .

Tuan Kim berdiri dan menatap putranya tajam “Apa kau sudah memiliki kekasih…”

“Mwo …?”

 

Tbc

Author note :

Para pembaca tersayang , gomawoyo … makasih udah memberikan komen+support kalian pada fanfiction tak jelas buatan saya ini. Masih banyak kekurangannya… sangat banyak , mulai dari typo , jalan cerita yang terkadang terlalu cepat , penjelasan yang terkadang kurang dapat di pahami alias rumit. Maaf , saya benar-benar minta maaf sama kalian dan satu lagi saya minta maaf karena update selalu lama .

Semuanya , saya gak tahu tapi mungkin ini akan jadi part terakhir dari ff ini karena mungkin ff ini akan saya halted untuk sementara waktu tapi entah sampai kapan karena sebentar lagi , 12 hari lagi saya akan mengikuti UJIAN NASIONAL T.T , jadi saya harus mempersiapkan semuanya matang-matang dari sekarang , saya mau lulus biar terus bisa berkarya menulis fanfiction dan saya harus menghentikan semuanya untuk fokus belajar yah meski bakal di selingi untuk main twitter dikit #duagh . Reader semua saya minta maaf kalau mungkin ada salah kata-kata pada kalian mohon maaf banget dan author juga minta doa dari reader semua biar author bisa menjalankan ujian nasional dengan baik dan bisa kembali berkreasi lagi dalam dunia ff setelahnya. Buat reader yang juga akan menjalani ujian nasional tingkat smp seperti author , author doain ujiannya lancar biar kita semua bisa sama-sama menuju dunia yang baru (sma) #singintothenewworld.

Reader….!!! Kemarin banyak yang protes ya gara-gara partnya kependekan ? hihihi mianhae bukan maksud tapi author bener-bener lagi konselt otaknya , musti belajar , nerusin ff , bikin tugas portofolio dan sebagainya untuk masa depan author jadinya ribet deh bahkan inspirasi dan ide yang ada di otak hilang entah kemana T.T

Oh ya sekali lagi author minta maaf karena sering ngancem kalian hihihi dan lagi-lagi author katakan ini bukan maksud apa-apa cuma mau buat para sider sadar doang hihihihi peace ^^v

Reader kayanya ini curcol author udah kepanjangan , sekali lagi Gomawooo buat para reader semua ^^v

SARANGHAEYO!!!!!!!!!!!!!! #PlayOneSHINee

Advertisements

11 responses to “[Part 6] Secret Marriage

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s