[Drabble] Beautiful Goodbye

Beautiful Goodbye !

Written By Little Fairy

Cast       :

  • Kang Jong Hee (Visual As Jessica)
  • Kim Kibum (Key)

BSM : f(x) – Beautiful Goodbye

Disclaimer : I do own the plot!

 

Kang Jong Hee , ia adalah gadis berparas cantik yang memiliki sepasang mata berwarna biru yang indah , mata yang selalu memancarkan kecerian dan kecantikan hatinya . Rambut panjang berwarna kecoklatan yang selalu ia gerai membuatnya terlihat anggun , terlebih ketika poninya di kebelakangkan dan di jepit menambah aura kecantikan dari dirinya. Kulit putih yang mulus serta tubuh yang langsing menambah nilai plus dalam dirinya.

Tapi siapa sangka , di balik semua kesempurnaan itu ternyata Jong Hee memiliki sebuah penyakit mematikan yang mungkin saja akan merenggut nyawanya dalam waktu dekat . Jong Hee , gadis cantik dan nyaris sempurna itu menderita penyakit Kanker otak stadium akhir .

“Dokter itu jahat ya .”

Kibum menoleh ke arah Jong Hee , menatap gadis yang sejak kecil telah menjadi sahabat baiknya .

“Jahat kenapa ?” tanya Kibum

“Mereka selalu memvonis orang akan mati dalam waktu yang cukup singkat .” jawab Jong Hee

Kibum hanya diam mendengar jawaban Jong Hee “Tiga bulan , dua bulan , satu bulan , seminggu , bahkan hanya sehari .” tambah Jong Hee , suaranya terdengar frustasi .

“Jong Hee~ah …”

“Kau tahu dokter memvonisku apa ?” potong Jong Hee , gadis manis itu menatap Kibum dalam dengan kedua mata birunya .

Kibum menggeleng , seraya menatap Jong Hee iba .

“3 Minggu .” lirih Jong Hee , gadis itu menunduk dalam . Matanya memanas , namun ia tak mau menangis. Ia harus tetap terlihat tegar dan terlihat tak mau putus asa , meski pada kenyataannya hati kecil Jong Hee sudah sangat putus asa .

“Kau mau putus asa ?” tanya Kibum seraya menatap Jong Hee tajam

Jong Hee mengangkat kepalanya , ia menatap lurus keluar jendela rumah sakit.

“Tidak . Aku tidak akan pernah putus asa , Aku yakin aku akan segera sembuh dan akan ku buktikan bahwa dugaan dokter itu salah !” Jong Hee berkata penuh keyakinan , meskipun sebenarnya hatinya sudah sangat tak yakin lagi akan itu .

Kibum tersenyum , tangan kanannya bergerak ke kepala Jong Hee dan mengelus rambut gadis itu lembut .

“Kau jangan pernah putus asa , takdir hidup dan mati ada di tangan Tuhan .” Kibum berusaha menghibur Jong Hee

“Kibum~a , apa kau mau membawaku kembali ke kamar ?” tanya Jong Hee , seraya mendongakkan kepalanya untuk melihat Kibum yang berdiri di belakangnya .

Kibum mengangguk dan segera memutar kursi roda Jong Hee , membawa gadis itu kembali ke kamar tidurnya .

***

Seminggu kemudian …

Jong Hee terduduk di atas tempat tidur , menatap lurus ke depan dengan tatapan bosan.

“Kibum~a , ayo kita keluar .” ajak Jong Hee tiba-tiba

Kibum yang tengah mengupaskan buah apel di sampingnya mendongak dan menatap Jong Hee tajam .

“Mau kemana ? Kau harus istirahat .” Kibum berkata penuh penekanan

Jong Hee mendengah sebal seraya kemudian menatap Kibum dengan tatapan memelas “Please…” rengeknya.

Kibum mendesah pelan “Baiklah , tapi kita harus meminta izin kepada Appa dan Oemmamu dulu.” Titah Kibum .

Jong Hee tersenyum dan mengangguk bersemangat “Ne…”

 

***

 

Setelah mendapat izin dari kedua orang tua Jong Hee , akhirnya Jong Hee dan Kibum pun berjalan-jalan keliling kota dengan menggunakan mobil Kibum . Mereka mengelilingi seluruh kota Seoul sesuai permintaan Jong Hee . 

Semenjak dua bulan mendekam di dalam penjara rumah sakit Jong Hee tak pernah lagi keliling kota dan ini adalah pertama kalinya ia keliling kota setelah dua bulan .

Hampir tiga jam mereka keliling kota Seoul dan Jong Hee pun telah merasa puas .

“Aku sangat puas hari ini .” Jong Hee tersenyum puas .

Kibum menoleh dan tersenyum pada sahabatnya itu .

“Kita bisa kembali ke rumah sakit sekarang .” kata Kibum

Jong Hee memutar kepalanya dan menatap Kibum penuh penolakan

 “Tidak mau . Aku mau kita pergi ke gereja dulu .”

Kibum menghela nafas “Tapi kau terlihat begitu lelah Jong Hee~ah , kau harus kembali ke rumah sakit dan beristirahat . Wajahmu pucat .”

Jong Hee mendecak “Jika wajahku pucat bukan berarti aku akan segera mati kan!” pekik Jong Hee

Pada akhirnya , mau tak mau Kibum pun membawa mobilnya ke gereja . Menuruti permintaan Jong Hee , ia tidak mau membuat Jong Hee sedih ataupun marah karenanya .

“Baiklah .”

 

***

 

Kibum mendorong pelan kursi roda Jong Hee ke altar gereja , mereka kemudian berhenti tepat di depan salib .

“Kibum~a …” Suara Jong Hee terdengar sangat parau

“Iya ?”

“Terimakasih , terimakasih , dan terimakasih . Terimakasih banyak .” Jong Hee mengatakan itu berulang kali sambil terisak . Ya gadis itu menangis , air matanya telah luruh .

“…” Kibum terdiam

“Selama dua bulan ini aku selalu merepotkanmu , maafkan aku ya.” Lirih Jong Hee , gadis itu menutup matanya , mencoba menahan air matanya yang akan segera luruh (lagi)

Tiba-tiba hati Kibum menjadi gusar , ia menggigit bibir bawahnya dan kemudian melepas kursi roda Jong Hee , berjalan ke hadapan gadis itu dan berlutut di depannya , memegang kedua tangan Jong Hee dan mencium kedua punggung tangan Jong Hee dalam dengan air mata yang berurai .

Jong Hee membuka matanya dan menatap Kibum tak percaya .

“Kau tidak perlu meminta maaf padaku , aku melakukan semua itukarena aku memang tulus ingin melakukannya .” lirih Kibum

Jong Hee manrik sudut bibirnya , membuat segaris senyum manis di bibirnya .

“Jong Hee~ah …” Kibum mendongak , menatap kedua mata biru Jong Hee dalam .

“Saranghae…” Lanjutnya seraya kemudian sedikit berdiri dan mengecup bibir Jong Hee lembut .

“Kibum~a…”

Tiba-tiba hidung Jong Hee mengeluarkan cairan kental berwarna merah (darah) dan bersamaan dengan itu kesadaran Jong Hee pun hilang .

 

***

 

“Jong Hee~ah! Jong Hee~ah!”  Kibum menggedor pintu ruang IGD dengan keras . Air matanya berlinangan , ia tak mau kehilangan gadis itu secepat ini . Gadis yang telah menjadi sahabatnya sejak kecil dan gadis yang sudah ia cintai sejak mereka masih kecil pula .

Kibum meringkuk di belakang pintu ruang IGD sambil memegang kepalanya frustasi  , ia terus berdoa dan berharap bahwa Tuhan masih hendak memberi Jong Hee kesempatan hidup .

 

***

 

“Kibum~a… na do saranghae . Mianhae .”

 

FIN ~ 

 

 

Advertisements

One response to “[Drabble] Beautiful Goodbye

  1. omo, apa jonghee langsung meninggal begitu kibum menyatakan cintanya?
    bnr2 beautiful gudbye bwt jonghee tp sadness bwt kibum TT_____TT

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s