[Songfic] Life

Tittle    : Life

Author : Little Fairy

Cast     : Kim Kibum (Key) , Park Sun Hye

Genre   : Romance,Angst

Rating  : PG+13

Length : Songfic

Disclaimer : Sun Hye belong’s Her parent. I don’t own Key.His God’s. His belong to themselves and SM entertainment. I’m just the owner of the story.

Backsound : SHINee – Life

***

LIFE

Written By Little Fairy

 

***

In this world Let me only love you

Hujan masih terus membasahi kota Seoul hingga sore ini. Kibum, laki-laki itu sudah bosan menunggu hujan reda di pinggi halte bus sekolahnya, sudah habis kesabarannya untuk menunggu hujan reda.

Kibum kemudian berlari dari halte dan menerobos hujan agar segera bisa kembali ke rumahnya.

Ia berlari dan terus berlari, tanpa perduli akan dingin yang telah menghinggapi tubuhnya sedari tadi.

Oh, when this passing life withers away, you come to me

The moment I touch your frozen heart, my life begins

Kibum berhenti dan berdiri terpaku ketika melihat sahabatnya di dorong hingga jatuh di aspal. Sun Hye mencoba berdiri namun laki-laki yang ada di dekatnya tetap mendorongnya.

Jangan pernah menemuiku lagi. Aku tidak mau melihat mukamu!!” Pekik laki-laki itu seraya berlari masuk ke dalam mobil.

Sun Hye menangis sendiri, ia menatap mobil yang melaju kencang itu sendu.

Kibum kemudian berlari menghampiri Sun Hye “Gwenchana?” tanyanya pada Sun Hye.

Sun Hye mendongak dan menatap Kibum sendu , ia lantas mengangguk pelan. Kibum kemudian membelakangi Sun Hye.

Sun Hye menaikan sebelah alisnya dan menatap Kibum bingung.

“Kau mau apa?” tanyanya pelan

“Naiklah ke punggung ku.” Ujar Kibum

Sun Hye mengerti maksud Kibum, ia kemudian berdiri dan kemudian menggelantungan kedua tangannya di leher Kibum. Kibum berdiri dan menggendong Sun Hye.

 

When you’re tired and having a hard time, Please let me stay by your side

So I can give back to you the love I had only received Before this life ends.

Kibum membawa Sun Hye ke rumahnya. Ia memberi pakaian ganti untuk gadis itu serta membuatkannya secangkir coklat hangat.

“Ini…” Kibum meletakan cangkir berisi coklat hangat di hadapan Sun Hye

Sun Hye tersenyum dan mengambil cangkir itu, ia kemudian menyesap coklat hangat itu.

“Kenapa dengan laki-laki itu? Kenapa dia menurunkanmu di jalan? Dan kenapa ia mendorongmu sampai jatuh tadi?” tanya Kibum bertubi-tubi.

Sun Hye meletakan cangkir coklat di atas meja dan menunduk. Ia bingung harus bicara apa pada Kibum.

“Sun Hye?” Kibum memanggil gadis itu pelan.

“…” tak ada jawaban.

Kibum menghela nafas dan kemudian meminta maaf pada Sun Hye.

“Mian, sepertinya aku menanyakan hal yang harusnya tak kutanyakan. Maaf sudah meng-“

“Gwenchana…” potong Sun Hye lirih “Eh?”

“Laki-laki itu adalah namjachinguku, dia seperti itu tadi karena…” Sun Hye meggantungkan kalimatnya, gadis itu menghela nafas sebentar. Tiba-tiba saja gadis itu menangis terisak membuat Kibum bingung.

“Sun Hye kau kenapa? Kau tidak apa-apakan? Sun Hye?!” tanya Kibum panik.

“Laki-laki itu tidak bisa menerima kenyataan…bah-bahwa a-aku…”

“Kau kenapa?”

“Sun Hye…”

“Aku hamil.”

“Mwo?! O.o” Kibum sontak langsung membulatkan matanya setelah mendengar jawaban Sun Hye barusan, ia menatap gadis itu tak percaya.

“Hamil?” tanya Kibum ragu dan Sun Hye menjawab dengan sebuah anggukan kecil.

“Kibum bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan? Aku takut…” Raut wajah Sun Hye berubah tegang.

Suasana menjadi hening, hanya terdengar suara hujan yang terjadi di luar rumah Kibum.

Kibum menghela nafas dan meraih punggung tangan Sun Hye.

“Kibum…” ucap Sun Hye spontan saat Kibum meraih punggung tangannya.

“Biarkan aku berada di sisimu untuk menjagamu…”

“Kibum…” lirih Sun Hye

“Aku akan selalu berada di sampingmu saat kau sulit…” lanjut Kibum membuat hati Sun Hye sedikit bergetar.

“Gomawo…” ucap gadis itu sebelum suasana kembali menjadi hening.

 

When I get on my knees and cry before the world, When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing , I can handle this much pain and suffering If only you with me

 

Kandungan Sun Hye sudah semakin membesar dan Kibum, ia selalu berada di samping gadis itu. Memberikan semangat pada gadis yang notabene adalah sahabat karibnya sejak pertama kali masuk SMA. Memberikan dukungan pada gadis itu untuk tetap giat belajar dan rajin sekolah agar ia dapat mengikuti ujian kelulusan dengan baik , meski orang-orang mencemohnya dengan berbagai macam kata hinaan.

Sampai suatu hari Kibum menyadari bahwa ia sebenarnya melakukan ini semua bukan karena persahabatan mereka namun karena ia mencintai Sun Hye.

Dan ia hanya ingin Sun Hye lah yang menjadi pasangan hidupnya.

When I lose my way inside the dark forest, When my young soul is crying

Guide me like a light, like a miracle , Before this life ends

Beberapa minggu setelah ujian kelulusan, Sun Hye dan Kibum sudah sangat jarang bertemu. Dan hari ini Kibum memutuskan untuk mengunjungi rumah Sun Hye.

“Sun Hye~ah…” panggil Kibum

“Ne…” Sun Hye mendongak pelan

“Kau tahu tidak?” tanya Kibum

“Tahu apa? Aku tidak tahu.”

“Ketika aku tersesat di dalam hutan, kau itu seperti cahaya ajaib yang menuntunku keluar dari dalam hutan.” Kata Kibum puitis

Mendengar itu Sun Hye hanya dapati tersipu malu dan berkata “Harusnya aku yang mengucapakn itu tadi…” katanya pelan

“Sun Hye…” panggil Kibum lagi

“Ada apa?”

“Would you marry me?” tanya Kibum seraya meraih punggung tangan Sun Hye.

“Kibum…”

“Please…”

Sun Hye tersenyum dan mengangguk pelan. Kibum pun ikut tersenyum, seraya memasangkan cincin berlian yang ia beli sebelum berangkat ke rumah Sun Hye ke jari manis gadis itu.

When I get on my knees and cry before the world,When I stop my tracks inside the storm

 If you alone are standing .All I can suppress whatever pain and tears

All I want is you,  All I want is you , Only one is you , Only one is you in my life

Sun Hye berjalan memasuki altar gereja di dampingi oleh ayahnya. Ia berjalan masuk ke dalam dengan perasaan yang sangat aneh.

Ia berdiri di samping Kibum, Kibum menatapnya sekilas dan meyakinkannya bahwa semua akan berjalan dengan baik. Mereka bergenggaman sangat erat sebelum upacara pemberkatan di mulai.

“Kim Kibum, apakah kau bersedia selalu menyayangi dan berada di sisi Park Sun Hye dalam keadaan senang,sedih,sehat,sakit dan sampai maut memisahkan kalian?” tanya pastor yang memimpin upacara pemberkatan pada Kibum

“Aku bersedia.” Jawab Kibum mantap.

Pastor itu tersenyum dan sekarang ia menatap Sun Hye, kali ini giliran Sun Hye yang di berikan pertanyaan serupa oleh pastor.

“Park Sun Hye, apakah kau bersedia selalu menyayangi dan berada di sisi Kim Kibum dalam keadaan senang,sedih,sehat,sakit dan sampai maut memisahkan kalian?”

“Aku bersedia.”

“Baiklah kalau begitu, mulai saat ini kalian harus saling menjaga dan saling mengisi satu sama lain, karena kalian telah di berkati untuk menjadi sepasang suami istri. Kalian bisa menyematkan cincin ke jari manis kalian satu sama lain” ujar pendeta itu

Kibum tersenyum seraya kemudian menatap Sun Hye lekat, ia mengambil cincin dari kotak merah berbentuk hati di dekatnya dan menyematkan cincin itu di jari manis Sun Hye, begitu juga sebaliknya.

Kibum kemudian mengecup dahi Sun Hye tulus.

Tiba-tiba saja bunga yang di bawa Sun Hye jatuh, gadis itu meringis kesakitan. Ia terus menerus memegangi perutnya.

Kedua orangtua mereka berlarian menghampiri Sun Hye dengan wajah panik dan khawatir.

“Sun Hye…Sun Hye…gwenchanayo?!” seru Key khawatir

Segera saja keluarga mereka menelpon ambulance dan membawa Sun Hye ke rumah sakit.

 

I won’t cry, I won’t cry again,Absolutely nothing

Can stop me, But only one person,You make me, you perfect me

Oh, you make me able to breath like this…

“Sun Hye bertahanlah, kau harus bertahan…” batin Kibum saat ia melarikan Sun Hye ke ruang persalinan.

Mereka sampai di ruang persalinan dan Sun Hye segera di bawa masuk ke sana, tapi sialnya Kibum dan keluarganya tak di izinkan untuk ikut masuk.

Mereka menunggu dengan khawatir di luar ruangan. Rasa cemas dan panik semua menghantui pikiran mereka.

Terlebih suara teriakan Sun Hye yang membuat Suasana jadi sedikit mencekam (?).

Sesaat kemudian terdengar suara tangis bayi yang membuat semua orang di situ tersenyum lega. Dokter itu keluar dari ruangan dan mempersilahkan mereka untuk melihat keadaan Sun Hye dan bayinya.

 

When I get on my knees and cry before the world, When I stop my tracks inside the storm

If you alone are standing , I can handle this much pain and suffering If only you with me

“Sun Hye~ah lihat bayimu, ia sangat lucu.” Kata Oemma Sun Hye seraya menunjukan bayi mungil itu, dan Sun Hye hanya mampu untuk tersenyum.

Kibum menghampiri Sun Hye dan mengelus rambut Sun Hye pelan.

“Gomawo…” ucap Sun Hye sangat-sangat pelan sebelum akhirnya ia merasakan dadanya terasa sesaak. Perlahan-lahan matanya tertutup dan tiba-tiba saja semua orang yang berada di situ berteriak histeris.

Ia telah pergi, pergi meninggalkan seorang suami dan seorang anak yang seharusnya mendapatkan kasih sayangnya terlebih dahulu.

 

When I get on my knees and cry before the world,When I stop my tracks inside the storm

 If you alone are standing .All I can suppress whatever pain and tears

All I want is you,  All I want is you , Only one is you , Only one is you in my life

One Year Later…

Kim Kibum, seorang Presdir di sebuah perusahaan ternama. Seorang single parent yang  terkenal sangat menyayangi putra semata wayangnya yang bernama Kim Jonghyun.

Kibum sangat menjaga cintanya terhadap Sun Hye. Terbukti setelah Sun Hye meninggal ia tak pernah berminat untuk mencari wanita lain. Bahkan ia rela mengurus putra semata wayangnya ‘Kim Jonghyun’ Sendirian.

Ia telah berjanji bahwa tak akan ada satupun yang dapat menggantikan Sun Hye, karena hanya Sun Hye lah yang ada di benaknya, hidupnya dan matinya.

Fin…

Advertisements

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s