(Ficlet) A Letter For My Friend

Tittle      : A Letter For My Friend

Author  : Little Fairy

Cast       : Jessica Jung, Kwon Yuri

Cameo : Im Yoona & Seo Jo Hyun (Seohyun)

Genre   : Friendship

Rating   : PG

Length  : Oneshot

Disclaimer : Only Plot My Own, Jessica and Yuri belong’s their agency sme ^^

Note : Ini ku buat karena aku baru saja di tinggal sahabat terbaikku ke jawa hiks hiks TT.TT

***

A LETTER FOR MY FRIEND

Written By Little Fairy

 

***

 

Jadi besok kau akan pindah ke Busan?” tanya Sica dengan terisak, seraya menatap Yuri dengan mata berkaca-kaca.

Yuri mengangguk pelan dan menunduk kecewa “Appa di pindah tugas ke Busan, jadi aku dan keluargaku harus ikut pindah ke Busan.” Jelasnya dengan nada lirih

“Hiks…hiks… Yuri~a aku tidak mau kamu pindah huhuhu… TToTT!!!” tangis Sica makin menjadi, seraya memeluk Yuri erat.

“Ayolah, kau tidak boleh sedih.” Yuri mendorong Sica pelan , ia tersenyum dan menghapus air mata yang mengalir di pipi Sica.

“Kau bisa mengirimiku surat bila kau mau.” Katanya mencoba setenang mungkin

Tangis sica terhenti “Jincayo? Tapi apa kau akan membalasnya?” tanya Sica ragu

“Tentu saja, masa sahabat baik ku mengirim surat tidak ku balas.” Ucapnya meyakinkan.

“Baiklah, kalau begitu aku akan mengirimi mu surat setiap minggunya.

***

Keesokan harinya…

“Sica~a , jaga dirimu baik-baik!! Ingat jangan mau kalah sama nenek lampir yang baru masuk ke kelas kita ok! Ingat mereka Cuma iri sama kamu!!” teriak Yuri dari kaca mobilnya.

Sica meletakan telapak tangannya di depan wajahnya.

“Tenang saja Yuri!! Aku tidak akan mau kalah kok!! Berani mereka bilang aku yang macam-macam langsung ku tonjok muka mereka biar makin jelek!!” teriak Sica

“Ne… yaksok…!!” teriak Yuri sebelum akhirnya ia menghilang dari pandangan Sica.

Mata Sica memburam dan lagi-lagi air matanya jatuh “Yaksok…” katanya sambil mengacungkan jari kelingkingnya.

***

Sudah satu bulan sejak pindahnya Yuri dari Seoul, Sica hanya tinggal bersama kedua sahabatnya yang bernama Yoona dan Seohyun.

Mereka selalu nampak bosan dan tak bersemangat hidup semenjak Yuri pindah ke Seoul (Kasihan).

Apalagi Sica, ia benar-benar bingung harus menghadapi nenek lampir yang ada di kelasnya. Biasanya jika ada Yuri, kalau ada yang mengolok Sica Yuri langsung menonjok atau ngomel-ngomel pada yang mengganggu Sica, tapi sekarang sudah tidak ada lagi sosok Yuri. Sahabat sekaligus Pahlawan Bagi Sica.

Sica bosan di kamar, ia menyetel radio dan kemudian duduk di kursi belajarnya. Ia mengambil secarik kertas dan mengambil pulpen dan kemudian ia mulai menulis kata demi kata.

Dear Kwon Yuri

Apa kabar? Baik-baik saja kan? Semoga baik.

Bagaimana kabar Ahjusshi dan Ahjumma? Baik juga kan ?

Oh ya Yuri, semenjak kau tidak ada Aku, Seohyun, dan Yoona seperti manusia yang tak minat hidup, apalagi kami selalu di ganggu oleh nenek lampir yang ada di kelas.

Bayangkan saja, semenjak kau tidak ada mereka semakin meraja lela membuatku ingin menonjok mereka satu-satu, tapi sayangnya aku malas karena takut berurusan dengan bp hihihi 😀

Bagaimana dengan sekolahmu yang baru? Lebih enak di mana? Seoul apa di busan?

Semoga kau menjawab Seoul hehehe…

Yuri kapan kau akan ke sini lagi? Nan jeongmal bogoshiposo, dan dengarlah bahwa bukan hanya aku yang merindukanmu tapi ada Seohyun dan Juga Yoona yang merindukanmu.

Dan kau harus tahu kami tidak hanya sekedar rindu padamu tapi sangat-sangat rindu hehe #gubrak..

Yuri ingat kau tidak boleh melupakan persahabatan kita berempat, Ok 😉

Sudah dulu ya sudah malam, aku mau tidur. Cepat balas suratku ya.

-Jessica-

Jessica memasukan kertasnya itu ke dalam amplop dan meletakannya dengan rapih di atas meja belajar.

***

“Hahaha…” Yuri terkekeh pelan setiap membaca kalimat demi kalimat yang dituliskan oleh Jessica, ia bahkan menggeleng-geleng pelan.

Yuri bangkit dari tempat tidurnya dan memasukan kertas yang baru ia baca ke dalam amplopnya dan memasukannya ke dalam laci meja.

Ia kemudian duduk di depan meja belajarnya dan mulai membalas surat yang di kirim oleh Jessica.

Dear Jessica

Tentu saja, kabarku sangat baik hehe…

Oemma dan appa juga baik, kenapa? Apa kau juga merindukan mereka? Hehe 😀

Huh? Tidak minat hidup?? Apakah aku ini seperti oksigen untuk kalian sampai jika tidak ada aku kalian seperti tidak minat hidup?? Hehe

Ayolah, kalian bisa kok menjalani hari tanpa aku bahkan lebih baik.

Sudahlah tidak usah hiraukan para nenek lampir di kelas, mereka itu hanya iri ingat mereka hanya iri, camkan itu baik-baik kekekeke.

Heh? Berarti kamu gak nepatin janji donk? Katanya kalau mereka bikin kamu kesel kamu bakal langsung nonjok  mereka?? Wkwkwkwk

Tapi baguslah kalau kamu masih takut berurusan sama bp, berarti itu kamu masih punya otak gak kaya komplotan nenek lampir itu -.-

Seoul donk, karena di Seoul aku memiliki seorang sahabat yang sangat menyayangiku hehehe.

Mungkin aku ke sana libur musim panas nanti, ayolah aku juga merindukan kalian bertiga J

Tak akan, tidak akan pernah. Selamanya sahabat, hehehe yaksokhae V.

Sudah ya sudah malam, aku mau tidur besok sekolah.

Cepat balas suratku yya.

Annyeong

-Yuri-

***

20 Years Later

Dua orang wanita dewasa keluar dari dalam mobil mewah dengan penampilan yang sangat anggun dan elegan.

Mereka saling menghampiri satu sama lain dan berpelukan.

“Akhirnya setelah sekian lama kita bisa bertemu lagi.” Kata Sica seraya memeluk erat sahabatnya itu

“Ya… aku sangat merindukanmu.”

“Hey… kau tahu, aku masih menyimpan semua surat darimu.” Kata Sica seraya mengeluarkan sebuah amplop coklat yang besar.

“Kau juga menyimpannya? Aku juga menyimpan surat darimu loh.” Kata Yuri

“Hahaha…” Keduanya lantas tertawa bersamaan.

“Bagaimana jika sekarang kita masuk ke dalam dan ok kita membaca surat-surat yang kita buat dua puluh tahun silam.” Usul Sica

“Baik…”

Mereka berdua kemudian masuk ke dalam sebuah restaurant bernuansa eropa yang berada di depan mereka dan  mengobrol banyak untuk melepas rasa rindu mereka.

Fin

Advertisements

One response to “(Ficlet) A Letter For My Friend

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s