Run Devil Run 1(2/2) (Sun Hye Part)

Tittle : Run Devil Run Part

Author : Devi Hardiyanti

Cast : Park Sunhye , Kim Kibum

Genre : Romance,Thirller,Au

Rating : PG+15 – NC

Length : Series

Disclaimer : Fanfiction My Own! Do Not Re-Post

Run Devil Run

-Devi Hardiyanti ©

.

.

(Author Pov)

Brakkkkk!!!

Sun Hye membanting kamarnya dengan kuat, segera ia meloncat ke atas kasur dan menangis sejadinya di situ.

“kau!! dasar kau!!!! aku benci kau Kim Kibum!!” teriak Sun Hye seraya memegang kedua sisi kepalanya.

Ia terus saja menangis mengingat hal yang terjadi tadi sore. Marah, benci, kecewa, semuanya ia rasakan.

Masih pantaskah aku mencintai Kibum?
 
Masih pantaskah aku menyayanginya?
 
Setelah apa yang dia lakukan padaku
 

Batin Sun Hye

Terngiang-ngiang di telinganya kata-kata manis Kibum padanya dulu

“Kau adalah wanita paling cantik Sun Hye~ah.”
 
 
“Beribu-ribu wanita di dunia ini, hanya kau lah yang mampu membuatku jatuh cinta.”
 
 
“Hanya kau lah satu-satunya wanita yang kucinta.”
 

“argh!!! bullshit!!!” teriak Sun Hye geram

“kau harus dapat pembalasan Kim Kibum!!” pekik Sun Hye sambil tersenyum sinis.

***

“Apa hari ini kau sibuk?” tanya Nicole manja pada Kibum

“Aniya, wae jagi~a?” tanya Kibum balik

“Aku ingin kau menemani aku mengantarku shoping.” pinta Nicole seraya menatap Kibum dengan tatapan memelas

“Baiklah… akan ku temani.” kata Kibum seraya memasang senyum semanis mungkin pada Nicole

“hahahaha… kau memang namjachingu yang baik…” puji Nicole dengan sedikit tertawa

Tanpa mereka berdua sadari ada kedua bola mata yang mengawasi mereka dari suatu tempat.

(End Author Pov)

(Sun Hye Pov)

Dasar Laki-laki, cih…para lelaki itu hanya pintar bermain kata saja tapi tak dapat membuktikan perkataanya.

Laki-laki memang buaya, senangnya mempermainkan perempuan,melukai hati permpuan, dan menyakiti perempuan.

Dan yang mereka inginkan hanyalah kepuasan yang mereka dapat dari perempuan.

Lelaki itu tidak pernah tulus mencintai perempuan, mereka mencintai perempuan hanya dari fisik

Jarang sekali dapat ku temukan laki-laki yang dapat membuktikan perkataanya, dapat menjaga perasaan perempuan, dan menyukai perempuan bukan dari fisik tapi dari hati.

Aku benci laki-laki.

Apalagi laki-laki itu…

Laki-laki yang telah menipuku!! Mengeluarkan kata-kata yang manis saat ku dengar!! Tapi ternyata semua itu dusta!! Dasar laki-laki buaya.

Lihat saja nanti Kim Kibum…

Akan Ku balas dengan cara membuatmu hilang dari dunia ini

(End Sun Hye Pov)

(Author Pov)

Sebuah mobil sport berwarna silver berhenti di depan apertemen “PRIMADONA”, pintu mobil itu terbuka, dan seorang namja beraponi miring keluar dari mobil itu seraya berjalan memasuki lobby apertemen.

Namja itu kemudian memasuki lift yang berada di pojok lobby di tekannya angka 9, selang beberapa saat pintu liftpun terbuka. Namja itu segera masuk ke dalam lift.

***

Pintu lift terbuka, namja bernama Kibum itu pun keluar seraya kemudian berjalan menuju pintu apertemennya yang tak jauh dari lift.

“mana kunci apertemenku.”

Kibum terus merogoh kantong celananya.

“Ini dia.” seru Kibum seraya mengeluarkan sebuah kunci dari kantong celananya.

Namja itu kemudian masuk ke dalam apertemennya setelah membuka pintu apertemennya.

***

“kenapa tak ada yang seru.”

Kibum terus memindah channel tv dengan remote yang di pegangnya. baru saja ia ingin menekan tombol di remote tiba-tiba bel apertemennya berbunyi.

Kibum menoleh ke pintu apertemennya, namja itu mengerutkan keningnya dan menatap pintu apertemennya aneh.

“siapa malam-malam begini berkunjung?” gumam Kibum seraya kemudian berlalu ke pintu apertemennya

“chamkamman!!” seru Kibum seraya kemudian membuka pintu apertemennya

Kibum tercengang melihat siapa di depannya, yeoja itu tak lain adalah Sun Hye mantan kekasihnya di lihatnya Sun Hye dalam keadaan mabuk.

Sun Hye tersenyum kecut dan tiba-tiba saja ambruk tapi Key dengan sigap menahan tubuh Sun Hye lalu membawanya masuk.

***

Di rebahkannya Sun Hye ke atas sofa kemudian Kibum duduk di samping Sun Hye

“Kenapa kau bisa mabuk seperti ini huh?” tanya Kibum dengan wajah khawatir

“karenamu babo!.” racau Sun Hye seraya kemudian mencengkram kerah baju Kibum

“harusnya kau tak boleh seperti ini.” ujar Kibum lembut

“hahahahah…” Sun Hye hanya tertawa kemudian melepaskan tangannya dan kemudian memejamkan matanya

“aku ambilkan minum ya.” tawar Kibum seraya kemudian beranjak dari ruang tamu dan berjalan ke dapur.

Sun Hye perlahan membuka kelopak matanya, di lihatnya Kibum yang sedang sibuk membuatkan minuman untuknya di dapur.

Sun Hye menyeringai kecil, dia kemudian bangkit dari sofa dan berjalan pelan-pelan ke arah dapur.

Sun Hye kemudian berhenti sejenak menatap sebuah pisau dapur yang berada di atas meja makan, seraya menyeringai kecil dan kemudian mengambil pisau dapur itu.

Dia kembali melangkahkan kakinya mendekati Kibum yang sedang sibuk membuatkan minuman untunya.

Saat ia sudah tepat berada di belakang Kibum yeoja cantik itu kemudian langsung memeluk Kibum

“Ya~ apa yang kau lakukan.” seru Kibum seraya mencoba melepaskan tangan Sun Hye yang memeluknya

“aku hanya ingin memelukmu sayang.” Kata Sun Hye berbohong seraya menguatkan pelukannya

“lepaskan Sun Hye.” pinta Kibum seraya terus mencoba melepaskan tangan Sun Hye

“Shiro.” pekik Sun Hye seraya kemudian menciumi leher Kibum

“Kibum hanya diam menerima perlakuan Sun Hye yang menciuminya, tapi tiba-tiba dia terhenyak kaget ketika suatu benda yang tajam menempel di dekat pelipisnya

“a…apa yang kau lakukan?” tanya Kibum tergagap

“aniya…” jawab Sun Hye dengan lembut

“ya~ Sun Hye lepaskan benda itu.” pinta Kibum dengan nada memohon

“bagaimana jika aku tidak mau?” tanya Sun Hye sambil menjelajahi wajah Kibum menggunakan pisaunya itu

“Sun Hye lepaskan!! jangan bermain-main!” seru Kibum

“aku tidak main-main Kim Kibum.” pekik Sun Hye seraya mulai memainkan pisaunya ke leher Kibum dan semakin lama semakin turun hingga berada di tepat di perut Kibum

“Sun Hye cep…arghhhhh”

belum sempat kibum menyelesaikan perkataannya Sun Hye sudah menusukkan pisau yang dibawanya tepat di hati Kibum hingga membuat Kibum menjerit kesakitan.

Sesaat kemudian Sun Hye melepas pelukannya dan dalam hitungan detik Kibum langsung jatuh tersungkur ke lantai dengan bersimbah darah.

Sun Hye menyeringai kecil, seraya berjalan mendekati jasad Kibum yang jatuh tersungkur di lantai.

Di baliknya tubuh manusia tak bernyawa itu di tatapnya sekilas wajah tampan namja itu dengan tatapan kemenangan.

Tak hanya itu, Sun Hye juga memutilasi jasad Kibum, pertama ia memotong kedua tangan Kibum beserta jari-jarinya, kemudian iya memisahkan seluruh kulit Kibum dari dagingnya. di potongnya lidah dan bibir manis Kibum kemudian di cungkilnya kedua bola mata Kibum dengan pisau yang digunakannya untuk menghabisi nyawa Kibum.

Dan tak sampai di situ saja Sun Hye juga memotong kedua telinga Kibum, memotong kepala dan juga kakinya. Mengeluarkan seluruh organ-organ bagian dalam Kibum dari dalam perutnya.

Setelah merasa puas Sun Hye kemudian menghamburkan seluruh potongan-potongan badan dan isi perut Kibum ke seluruh ruangan apertemen Kibum sambil tertawa penuh kemenangan.

“Hahahaha… akhirnya kau lenyap Kim Kibum!!!” ujar Sun Hye seraya tertawa senang.

Sun Hye kemudian mencuci tangannya yang penuh dengan darah. Setelah mencuci tangannya Sun Hye bergegas meninggalkan apertemen Kibum yang sudah kotor dan bau karena darah milik Kibum tadi.

“Goodbye baby shit… ahahhaha.” ujar Sun Hye seraya tertawa pelan kemudian membuka pintu apertemen Kibum.

Baru saja ia membuka apertemen Kibum, matanya sudah menemukan sosok Nicole di depannya.

“kau kan? sedang apa kau di sini?” tanya Nicole seraya mengerutkan keningnya

“yang ku lakukan adalah menghabisi namja tengik itu.” jawab Sun Hye dingin

“maksudmu?” tanya Nicole bingung

“lihat saja sendiri.” ujar Sun Hye seraya menyeringai kecil kemudian pergi meninggalkan yeoja bernama Nicole itu sendiri.

“apa maksud yeoja itu?” tanya Nicole pada dirinya sendiri seraya kemudian berlalu memasuki apertemen Kibum.

Bau amis yang tersebar di seluruh ruangan membuat Nicole merasa mual dan ingin segera keluar dari apertemen Kibum, tapi rasa mualnya itu kalah dengan rasa penasarannya hingga ia memutuskan untuk tetap masuk kedalam.

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~~!!!” tiba-tiba Nicole berteriak.

Yeoja manis itu tercekat ketika melihat potongan-potongan dan organ-organ tubuh yang berceceran di mana-man serta kulit manusia yang tertempel di seluruh dinding ruangan.

Seluruh tubuh Nicole bergetar hebat dan jatuh terduduk di lantai, matanya terus-terusan mengalirkan banyak cairan bening.

Yeoja manis itu kemudian mengambil ponsel dari tasnya.

Dan menelpon polisi.

“yo..yobseyo..” kata Nicole dengan suara bergetar

“yobseyo… ada yang bisa kami bantu.?” tanya Polosi di seberang sana

“pa…pacar sa…saya dibunuh dan di mutilasi pak… harap ba..bapak… segera ke apertemen pa..pa..pacar saya.” ujar Nicole tergagap

“di mana apertemen pacar anda?” tanya polisi itu

“Apertemen Primadona, No..nomor 2050.” jawab Nicole

“baik kami segera kesana.” kata polisi itu seraya menutup telpon dari Nicole

Ponsel Nicole terjatuh dan yeoja itu hanya bisa menangis dalam diam.

(End Author Pov)

(Sun Hye Pov*)

“Akhirnya aku bisa membunuh mu Kim Kibum hahaha….” tawa Sun Hye

“Ternyata kau mudah untuk di habisi.” tambahnya seraya kemudian berjalan meninggalkan halaman apertemen Kibum.

(End Sun Hye Pov)

*FIN*

Advertisements

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s