One Day With Crazy Noona (Part 2)

Tittle : One Day With Crazy Noona

Author : Devi Hardiyanti

Cast :

  • Jung Younhee (My Sister)
  • Lee Jinki

Cameo :

  • SHINee Member
  • Park Sun Hye (Author Numpang eksis)

Genre : Comedy,Romance

Rating : T

Length : Part

Disclaimer : Fanfiction My Own

One Day With Crazy Noona

-Devi Hardiyanti ©

.

.

(Author Pov)

“Ya apa yang kau lakukan??” Seru Jong Hyun kaget seraya langsung bangun dari tidurnya

Younhee membuka matanya dan mengerjap-ngerjapkan matanya

“Oh Tuhan setan apa yang merasuki ku.” Batin Younhee

“Ah…aku…” Younhee menggaruk kepalanya yang tak gatal dengan bingung

“Aku apa?” Tanya Jong Hyun penasaran

“Aku blingers.” Jawab Younhee asal

“Mwo?? Kau blingers?? Jadi kau mengidolakanku?” Tanya Jong Hyun tak percaya

“Ne… begitulah.” Ujar Younhee pasrah

“Harusnya kau bilang dari tadi… jadi aku bias waspada.” Ujar Jong Hyun sok

“aku tidak mau fans ku yang lain iri padamu karena kau hampir berhasil menciumku…” tambah Jong Hyun yang membuat Younhee sebal

“Sombong sekali kau.” Gumam Younhee pelan dan dengan kesal namun masih dapat di dengar oleh Jong Hyun

“Mwoya?? Kau bicara apa?” Tanya Jong Hyun

“errr… tidak aku tidak bicara apa-apa.” Elak Younhee

“Benarkah? Sudahlah jangan bohong , Aku dengar, kau itu blingers jadi tidak boleh menjelek-jelekan aku.” Celoteh Jong Hyun

“Jika kau mendengar lantas kenapa kau masih bertanya kepadaku? Babo.” Ujar Younhee

“Ya~ kau itu benar-benar…aish.” Jong Hyun kesal sendiri

“Kau mau makan?” Tanya Younhee

“Shiro.” Tolak Jong Hyun

“Jinca? Apa kau tidak lapar?” Tanya Younhee

“Aniya, aku tidak lapar.” Ujar Jong Hyun lagi seraya membuang muka

Walaupun lidah Jong Hyun bisa berbohong perut Jong Hyun tak dapat berbohong karena sesaat setelah ia berbicara ia tidak lapar perutnya berbunyi.

“Aishh…” gumam Jong Hyun kesal pada perutnya seraya memegangi perutnya

“Hahaha…” Younhee terkekeh

“Mwoya? Ada yang lucu?” Tanya Jong Hyun kesal

“Ah… aniya… sudah kalau begitu aku mau makan dulu.” Goda Younhee seraya bangkit dari sofa

“Eh chamkkaman.” Pekik Jong Hyun seraya memegang pergelangan tangan Younhee

“Mwoya?” Tanya Younhee seraya menoleh melihat Jong Hyun

Tiba-tiba cklek pintu terbuka dan seseorang masuk ke dalam dorm

“Aigoo topi kupluk dan scarf ku ketinggalan… eh?” Onew terpaku di depan pintu melihat apa yang di lihatnya, Jong Hyun dan Younhee yang saling berpegangan tangan.

“Apa yang kalian berdua lakukan?” Tanya Onew kaget seraya menunjuk kea rah Younhee dan Jong Hyun

“Errr… Hyun ini tak seperti yang kau pikirkan , aku hanya ingin meminta nasi goren Younhee.” Ujar Jong Hyun memberi pengertian

“Iya benar, dia hanya mau meminta nasi gorengku.” Ujar Younhee menambahkan

“Yeah aku percaya, sudah aku mau mengambil scarf dan topi kupluk ku yang ketinggalan.” Ujar Onew seraya berlari masuk ke dalam kamarnya.

“Errrrr… gara-gara kau dia hampir berpikir yang macam-macam.” Younhee menyalahkan Jong Hyun

“Kenapa bisa gara-gara aku? Kau yang salah tau, seandainya kau tidak menawarkan nasi goreng padaku.” Ujar Jong Hyun menyalahkan Younhee

“Sudahlah aku malas berdebat denganmu, dari pada berdebat denganmu lebih baik aku makan.” Pekik Younhee seraya bangkit dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan Jong Hyun yang masih duduk di Sofa.

“Ya~ chamkkaman aku juga mau nasi gorengmu!!” seru Jong Hyun seraya berlari mengikuti Younhee ke dapur.

~

Onew membuka pintu kamarnya dan berjalan ke arah dapur menghampiri Younhee dan Jong Hyun yang tengah makan di meja makan.

“ aku dan Minho pulang sekitar jam satu siang nanti kalian berdua jaga rumah baik-baik.” Pesan Onew seraya kemudian berbalik dan berjalan meninggalkan mereka berdua.

“Errrrr… untung saja dia selalu positive thinking.” Celetuk Jong Hyun

“Maksudmu?” Tanya Younhee seraya menyendokkan sesuap nasi goreng ke dalam mulutnya

“Maksudku, untung saja pikirannya selalu yang benar dan tidak pernah berpikir macam-macam, jika saja dia suka berpikir macam-maca kita berdua pasti sudah di kira menjalin errrr ya itulah intinya.” Ujar Jong Hyun

“Ne arraso… dan aku punya saran semoga kau mau menerima.” Ujar Younhee sambil mencomot telur mata sapi yang berada di piring di atas meja makan

“Saran apa?” Tanya Jong Hyun

“Sebaiknya jika makan jangan bicara.” Ujar Younhee seraya melanjutkan makannya

“Ya!! Kau juga bicara saat sedang mak…uhuk…uhuk…” saking cepatnya Jong Hyun bicara Jong Hyun sampai tersedak, melihat ini Younhee hanya santai sambil menikmati nasi goreng di piringnya

“Kan sudah ku bilang.” Ujar Younhee

“ambilkan aku minum.” Pinta Jong Hyun sera memukul-mukul dadanya pelan.

“tch…” gumam Younhee seraya mengambil botol minuman dan mencurahkannya ke dalam gelas milik Jong Hyun.

“Ini.” Ujar Younhee seraya menyerahkan segelas air pada Jong Hyun

Jong Hyun mengambil gelas yang di berikan Younhee dan langsung meminumnya.

“Ahhh lega… kamshamnida.” Ujar Jong Hyun berterimakasih.

“Ye… sekarang lebih baik kau lanjutkan makanmu.” Perintah Younhee seraya melanjutkan makannya

Jong Hyun pun langsung melanjutkan makannya tanpa menjawab perintah Younhee

***

“sesampainya di rumah aku akan langsung tidur.” Ujar Minho sambil memijat bahunya

“Nampaknya kau begitu lelah.” Komentar Onew

“Begitulah hyung, akhir-akhir ini aku merasa benar-benar lelah.” Curhat Minho

“Aku baru lelah hari ini… karena harus membantu mencari saudara sepupu Younhee.” Cetus Onew

“Hahaaha… kau tidak mungkin lelah hyung, kau kan hanya menunggu kabar saja.” Ujar Minho seraya tertawa kecil

“Menunggunya itu yang membuatku lelah.” Kesal Onew

“Hahaha…” Minho hanya tertawa mendengar ucapan Onew

Mobil Minho dan Onew berhenti di halaman dorm mereka, Minho turun lebih dahulu dari mobil dan di ikuti kemudian oleh Onew dan mereka berdua masuk ke dalam dorm bersamaan, Sesampainya di rumah Minho menyempatkan diri untuk menyapa Younhee sebentar kemudian masuk ke dalam kamarnya.

“Annyeong noona.” Sapa Minho pada Younhee yang sedang asyik menonton televisi seraya langsung masuk ke dalam kamarnya

“Ne annyeong Minho~sshi.” Sahut Younhee

“Ya, kau sepertinya suka nonton telenovela.” Ujar Onew seraya duduk di samping Younhee

“ya telenovela itu bagus maknya aku suka.” Cetus Younhee

“Benarkah?” Tanya Onew

“Ya benar.” Jawab Younhee tanpa mengalihkan pandangan dari depan televise

“Errr… mana Jong Hyun?” Tanya Onew basa basi

“Dia ada di kamar… sedang tidur, mungkin dia kekenyangan.” Jelas Younhee

“Oh, errrr dari pada kau nonton terus dan tidak berbuat apa-apa, lebih baik kau temani aku ke supermarket.” Tawa Onew

“Eh? Tapi ak…”

“Tidak ada tapi-tapian, ayo ikut..” paksa Onew seraya menarik pergelangan tangan Younhee dan membawanya keluar.

***

“Pemaksaan.” Celetuk Younhee

“Hahahaha…” Onew terkekeh kecil

“errr… sudah sampai.” Onew mematikan mesin mobilnya dan turun dari mobilnya seraya memasang kacamata dan masuk ke dalam supermarket di ikuti oleh Younhee

“Kau mau membeli apa?” Tanya Younhee seraya berlari pelan untuk menyamakan langkahnya dengan Onew

“Bahan makanan untuk satu minggu.” Jawab Onew seraya berjalan melewati rak-rak toko, melihat-lihat sekaligus memilah milih barang yang akan di belinya.

Setengah jam kemudian

“Errrrrr…kurasa terlalu banyak barang yang kau beli.” Komentar Younhee

“Banyak karena dorm kami di tinggali oleh lima orang namja dan ini semua untuk satu minggu, jika membeli barang hanya sedikit tidak akan sampai seminggu, jangankan seminggu sehari saja mungkin tak akan sampai.” Jawab Onew

“hhh…whatever.” Kata Younhee akhirnya.

Younhee dan Onew berjalan menuju kasir dan mengantri di antrian dan setelah menunggu selama sepuluh menit akhirnya mereka pun mendapat giliran untuk membayar ke kasir.

Setelah melakukan transaksi, Onew dan Younhee pun keluar dari supermarket itu dengan memegang banyak bungkusan plastik besar di tangan mereka.

Jinki memberikan plastic yang di pegangnya kepada Younhee seraya kemudian membuka pintu belakang mobilnya, di ambilnya seluruh plastic itu dan menaruhnya di jok belakang mobilnya.

Brakkk…

Jinki menutup pintu mobilnya seraya kemudian membuka pintu depan mobilnya dan duduk di kursi kemudi, baru saja ia hendak menyalakan mesin mobilnya tapi buru-buru di urungkan niatannya itu dan segera membuka kaca mobilnya, kepalanya menyembul keluar dan melihat Younhee dengan tatapan APA-YANG-KAU-LAKUKAN-DI-SITU

“ya Younhee tunggu apalagi? Ayo cepat masuk.” Perintah Onew

Younhee terkejut dan kemudian langsung berlari ke pintu mobil sebelah kanan dan masuk ke dalam mobil.

“Kita langsung pulang kah?” tanya Younhee

“Iya… memangnya kenapa?” tanya Onew balik

“Errrr…aniya.” Jawab Younhee seraya kemudian melihat keluar jendela

Onew menyalakan mesin mobilnya, kemudian menjalankan mobilnya. Sepanjang perjalanan Younhee dan Onew hanya diam dan tak saling bicara.

“Apa dia ingin jalan dulu.” Batin Onew

Diam-diam Onew menjadi sedikit gelisah di buat Younhee.

“Errrr… bagaimana jika kita jalan-jalan dulu. Kau mau?” tawar Onew

Younhee menoleh ke arah Onew dan menatap Onew dengan tatapan senang dan berbinar

“Jeongmal?? Aku mau.” Ujar Younhee sumringah

“Ok… bagaimana jika kita pergi ke taman bermain?” tawa Onew

“Terserah kau saja.” Ujar Younhee

“Baiklah jika terserahku.” Ujar Onew seraya kembali fokus ke depan

***

Mobil Onew berhenti di sebuah departemen store

“kenapa ke sini?” tanya Younhee

“kau bilang terserahku.” Jawab Onew santai

“bukannya katamu kita ke taman bermain.” Ujar Younhee

“Kita ke sini dulu.” Ujar Onew seraya turun terlebih dahulu dari mobilnya di ikuti kemudian oleh Younhee

***

Mereka masuk ke dalam toko aksesoris yang terdapat di departemen store tersebut.

“Errrr… Younhee~ah bagus tidak??” tanya Onew seraya mencoba kacamata yang di pilihnya barusan

“kau terlihat aneh dengan kacamata itu.” Ejek Younhee

“benarkah??”

“Yeah.”

“Errrr, coba kau yang pakai.” Onew melepas kamatanya dan memasangkannya pada Younhee

“Ya apa yang kau lakukakan.” Ujar Younhee kesal

“kau cocok mengenkannya hahaha.” Tawa Onew

“Tak lucu.” Kesal Younhee seraya melepaskan kacamata itu

“Kalau yang ini?” tanya Onew seraya kembali mencoba kacamata yang di pilihnya

“Yeah ku rasa itu cocok.” Ujar Younhee

“Baiklah, kau pilih satu.” Perintah Onew

“Mwo? Untuk apa? Aku tidak butuh kacamata.” Ujar Younhee ketus

“maksudku pilihlah salah satu benda yang kau suka di sini.”jelas Onew

“aku tidak mau.” Cetus Younhee

“Ayolah sebagai kenang-kenangan dariku.” Paksa Onew

“hembb…” Younhee nampak berpikir

“Jebal.” Pinta Onew memelas

“Baiklah.” Ujar Younhee akhirnya , seraya berjalan ke salah satu rak yang terdapat di toko itu dan mengambil sebuah boneka teddy bear berwarna coklat muda dengan bulu-bulu yang begitu lembut.

“Aku mau ini.” Ujar Younhee seraya memegang Teddy Bear yang di pilihnya di depan dada.

“Baiklah, ayo ikut aku ke kasir.” Ujar Onew seraya berjalan terlebih dulu ke kasir dan melakukan transaksi.

Setelah itu mereka keluar dari departemen store itu dan masuk ke dalam mobil. Onew menyalakan mesin mobilnya dan kembali membawa mobilnya melaju melewati jalanan kota Seoul.

***

“Oh ya di taman bermain nanti kau mau main apa?” tanya Onew sambil memutar stir

“Aku mau bermain di wahana-wahana yang terdapat di sana.” Ujar Younhee sumringah

“Hahahaha..” Onew terkekeh

“Kenapa?” tanya Younhee dengan tatapan sinis

“Aniya,, kau seperti anak kecil yang baru sekali pergi ke taman bermain hihi…” ujar Onew sambil tertawa kecil

“Tch… tak lucu.” Ujar Younhee seraya membuang mukanya

“Sudah sampai.” Ujar Onew seraya menghentikan mobilnya tepat di parkiran taman Bermain itu

Younhee turun lebih dulu seraya merentangkan tangannya seperti menikmati angin yang berhembus.

Onew keluar dari dalam mobil dan menatap Younhee dengan tatapan yang tak biasa dan sambil tersenyum manis,Younhee menoleh ke belakang dan memergoki Onew yang tengah menatapnya dengan tatapan yang tak biasa dan tengah tersenyum manis padanya.

“Apa lihat-lihat?” tanya Younhee ketus

“Aniya, menurutku kau seperti orang yang baru pertama kali merasakan angin.” Ejek Onew

“Terserah apa katamu.” Younhee tidak menghiaraukan Jinki

“Bagaimana kalau kita naik Bianglala?” tanya Onew

“Ayo.” Ujar Younhee sumringah

“Kajja.” Onew menarik tangan Younhee dan mengajaknya ke dekat Bianglala.

Younhee dan Onew masuk ke dalam bianglala dan melihat keindahan kota Seoul dari dalam Bianglala

“Neomu yeppo.” Puji Younhee seraya menempelkan wajahnya pada kaca bianglala.

“Kampungan.” Gumam Onew seraya melirik ke luar Jendela

Sesaat kemudian mereka turun dari bianglala dan berjalan-jalan mengelilingi taman bermian itu,
“aku mau mencoba permainan itu!!” seru Younhee seraya menunjuk ke arah komedi putar yang tak jauh dari mereka.

“Errr… kau itu benar-benar seperti anak kecil.” Celetuk Onew

“Mwo?? Apa kau bilang?” ujar Younhee seraya menatap Onew tajam dan menjitak kepalanya pelan

“Aigoo… waeyo?” tanya Onew seraya meringis kesakitan

“Suruh siapa kau mengejekku.” Balas Younhee seraya berjalan mendekati komedi putar yang di tunjuknya tadi.

“You’re so crazy noona.” Gumam Onew seraya mengejar Younhee untuk menyamakan langkah, dan akhirnya mereka mencoba permainan komedi putar,Hysteria,Kicir-kicir raksasa,Kora-kora atau perahu ayun, tornado, dan yang terakhir adalah roller coaster *anggep aja pas mereka lagi nyoba wisata2 permainan itu ada lagunya IU yang Good Day*

“Wah menyenangkan sekali!!” seru Younhee sumringah

“Hahahaha, kau senang?” tanya Onew

“Yeah… I’m very very happy.” Jawab Younhee dengan senyum mengembang

Melihat Younhee tersenyum seperti itu membuat hati Onew sangat senang.

“Mau makan ice cream?” tawar Onew

“Tentu saja.” Balas Younhee sumringah

“Di situ ada pedagang ice cream ayo kesana.” Ajak Onew seraya menarik tangan Younhee mendekat ke pedagang ice cream tersebut

“Kau mau rasa apa?” tanya Onew

“Strawberry.” Jawab Younhee

“Ok… Ahjusshi Ice Cream coklat satu dan ice cream stroberi satu ya.” Ujar Jinki pada ahjusshi yang menjual ice cream

Tiba-tiba ponsel Onew berdering

~Hello hello…~

“Ne yeobseyo.” Sapa Onew

“Anak buah ku sudah mendapatkan informasi dan foto sepupu yeoja yang kau bilang Younhee itu.” Ujar Manager Hyung

“Jeongmal?” tanya Jinki

“Yeah, tapi kami belum tahu apakah orangnya yang ada di informasi atau bukan, untuk memastikannya kau bawa Younhee ke rumahku.” Jelas manager hyung

“Ok, gomawo hyung atas bantuannya.” Ujar Onew

“Ne cheonmaneyo.” Ujar manager hyung seraya menutup pembicaraan

“Ada apa?” tanya Younhee

“Kita ke rumah manager hyung , manager hyung sudah mendapatkan informasi sepupumu itu.” Jawab Onew

“Jeongmal?” tanya Younhee sumringah

“Ye.” Jawab Onew seraya mengangguk kecil

“Kita pergi sekarang!” seru Younhee

“Tunggu dulu kita habiskan ice cream yang tadi sudah kita pesan.” Ujar Onew

“Aishh..” keluh Younhee

Sesaat kemudian

“Ini.” Ujar Ahjusshi itu seraya menyerahkan sebuah ice cream coklat dan strawberry

“berapa ahjusshi??” tanya Onew

“15 ribu won.” Jawab ahjusshi yang menjual ice cream

“ini.” Ujar Onew seraya menyerahkan beberapa lembar uang won-wonan *?* pada ahjusshi itu

Younhee dan Onew segera menikmati dan menghabiskan ice cream itu, setelah menghabiskan ice cream, mereka berdua langsung berjalan menuju parkiran taman bermain itu.

Onew masuk ke dalam mobil di ikuti kemudian oleh Younhee, mobil Onew mundur dan kemudian melesat kencang meninggalkan taman bermain itu.

Tbc~

Advertisements

2 responses to “One Day With Crazy Noona (Part 2)

  1. daebak 🙂
    younhee itu polos ato apasih?
    ahaha kaya anak kecil bgt,,, tapi kenapa di pgl noona? emg udah tau dialebih tua dari onew? mian bukan ngebash yaaa :)))
    nice epep
    :))

Reply ^____^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s